Lihat ke Halaman Asli

Oktivani Budi Nur Fajri

Mahasiswa FIK UI

Perawat Itu Apa Sih?

Diperbarui: 20 April 2021   17:12

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi perawat (Sumber : luis melendez via unsplash.com)

Saat melakukan wawancara kepada beberapa mahasiswa baru UI 2018 terkait apakah profesi perawat itu, banyak dari mereka menjawab bahwa perawat adalah suatu profesi yang mulia karena ia merawat pasien yang bahkan baru ia temui, dalam merawat pun mereka tidak membeda-bedakan baik status sosial klien ataupun bentuk fisik dari kliennya. 

Namun tak jarang juga yang menyebutkan perawat adalah pembantu dokter, apakah benar perawat adalah pembantu dokter? Sebenarnya, apakah profesi perawat itu?

Menurut KBBI perawat adalah orang yang mendapat pendidikan khusus untuk merawat, terutama merawat orang sakit. Dalam hal ini perawat adalah suatu profesi dimana profesi itu didefinisikan sebagai suatu bidang pekerjaan yang dilandasi oleh pendidikan keahlian seperti keterampilan dan kejuruan tertentu, profesi merupakan pekerjaan namun belum tentu semua pekerjaan adalah profesi. 

Dalam menjalankan tugasnya seorang perawat harus memiliki sertifikat kompetensi yang berarti bahwa perawat tersebut telah lulus dan dapat melakukan praktik keperawatan. 

Setelah itu perawat melakukan registrasi supaya ia tercatat secara hukum bahwa ia adalah seorang perawat lalu terbitlah surat tanda registrasi (STR) sebagai bentuk tertulis yang diberikan oleh konsil keperawatan. 

Ada lagi surat izin praktik perawat (SIPP) yang diberikan oleh pemerintah kabupaten/kota kepada perawat sebagai perizinan untuk menjalankan praktik keperawatan.

Dalam konsep hukum perawat memiliki kode etik keperawatan yaitu antara perawat dengan klien, perawat dengan praktik, perawat dengan masyarakat, perawat dengan teman sejawat, dan perawat dengan profesi. 

Untuk menjalankan pengabdian sebagai perawat tidak hanya dibutuhkan gelar dan pengakuan hukum namun ia juga harus memiliki sifat seorang perawat yang professional. Menurut Kozier (2016) terdapat 5 nilai-niai profesionalisme dalam keperawatan yaitu:

  • Altruism yang berarti perawat memperhatikan atau mementingkan kesejahteraan orang lain
  • Autonomy berarti perawat menghargai hak-hak pasien dalam membuat keputusan tentang perawatan dirinya
  • Human dignity berarti perawat menghargai martabat klien sebagai manusia dengan segala nilai dan keunikan yang dimilikinya
  • Integrity yaitu nilai yang diwujudkan dengan tindakan-tindakan yang sesuai dengan kode etik dan standar praktik keperawatan
  • Social justice berarti perawat menjunjung tinggi prinsip moral, legal, dan kemanusiaan. Disini perawat tidak membeda-bedakan klien berdasarkan SARA ataupun hal-hal lain.

Selain nilai-nilai profesionalisme, perawat juga harus menerapkan prinsip moral dalam keperawatan, menurut Prof. Ratna, Profesionalisme Dalam Keperawatan prinsip moral dibagi menjadi 6 yaitu:

  • Menghargai otonomi klien
  • Beneficence dan nonmaleficence, perawat berbuat baik dan tidak merugikan orang lain
  • Justice, bersikap adil kepada klien
  • Veracity, jujur dan tidak membohongi klien
  • Avoiding killing, menghargai kehidupan manusia dengan tidak membunuh
  • Fidelity, menepati janji dan menyimpan rahasia klien.

Setelah beberapa penjelasan diatas, stigma bahwa perawat adalah pembantu dokter tentu sangat tidak tepat, tidak selamanya perawat mengikuti perintah dokter ataupun mengerjakan pekerjaan dokter karena perawat memiliki ciri tersendiri dalam melakukan praktik keperawatan yaitu asuhan keperawatan

Dalam melakukan pekerjaannya perawat terfokus kepada "caring" sedangkan dokter "curing". Sebagai pelaksana caring untuk pasien perawat juga memiliki tugas sekunder yaitu curing, begitu pula dengan dokter, ia memiliki tugas sekunder yaitu caring. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline