Lihat ke Halaman Asli

Nugroho Endepe

Edukasi literasi tanpa henti. Semoga Allah meridhoi. Bacalah. Tulislah.

Midsummer Swedia yang Selalu Ditunggu

Diperbarui: 27 Juni 2021   17:33

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Swedish pada menari (foto: visitsweden.se)

Kira-kira terjemahan dalam bahasa kita apa ya midsummer itu? Bisa jadi musim panas di tengah, atau pertengahan musim panas yang dimaksudkan ketika musim panas sedang hot-hotnya. 

Dan akan segera masuk kembali ke musim gugur dengan tanda daun banyak rontok dan angin yang bikin nggregesi badan, dingin atau winter yang di bumi Skandinavia akan sangat lama dengan suhu yang betul dingin mencekam, dan seterusnya. 

Namun midsummer yang dimaksudkan di sini adalah sebuah tradisi lokal di Swedia. Sebenarnya terkait dengan perayaan Hari Natal di Desember. Sebagian umat Kristiani, di jaman ketika itu, menyambut gembira musim panas dengan menari berpesta dan mengekspresikan kebahagiaan.  Namun saat ini menjadi perayaan semua orang di Skandinavia tanpa melihat latar belakang agamanya. 

Global dan universal. Begitu kira-kira midsummer party di Swedia. 

Ya anggaplah mirip dengan Hari Lebaran muslim di Indonesia. Musim dingin dianggap seperti bulan puasa, dan musim panas seperti Lebaran. Ya memang tidak sama, namun nuansa psikologisnya kurang lebih sama. Musim dingin banyak berdiam diri di rumah. Beku. Dan AC hangat alis heather yang ditempel di dekat lantai, harus selalu menyala untuk mengirim udara hangat ke ruangan. 

Jika tidak, meski di kamar, ya akan kedinginan dan bisa membeku greges-greges.

MENARI KEPALA BERMAHKOTA BUNGA 

Seseorang ketika ditanya apa yang namanya midsummer di Swedia, maka ia akan menjawab apakah ingin memiliki bunga di rambutmu, menari di sekitar tiang, menyanyikan lagu tentang katak kecil, seperti penduduk setempat?

Ya begitulah. Saya sendiri ketika itu ya hanya ikut-ikutan bergembira karena piknik gratisan dan bertemu dengan banyak orang asli Skandinavia yang bermata biru, berambut pirang, dan hampir semua cantik  bak peri di dunia dongeng. 

Mahasiswa Internasional ikut perayaan midsummer ya tujuannya untuk mengenal tradisi lokal. Sekaligus berinteraksi dengan warga lain. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline