Lihat ke Halaman Asli

Nafista Kurnia Putri 28

Mahasiswa pendidikan Islam Anak Usia Dini

1 Hari 1000 Pertanyaan

Diperbarui: 13 Februari 2020   20:30

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

ilustrasi: pixabay.com by sasint

1 Hari 1000 Pertanyaan

Istilah "1 hari 1000 pertanyaan" digunakan penulis untuk menyatakan bahwasannya ketika anak balita berusia di bawah 5 tahun, setiap menitnya melontarkan pertanyaan.  Yang mana jika dihitung, dalam satu harinya terdapat kurang lebih 1000 pertanyaan. Terlihat ketika setiap waktu anak bertanya baik kepada orang tua, guru, maupun dengan teman sebayanya sendiri. 

Terkadang pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan-pertanyaan yang tidak masuk akal. Meskipun begitu jangan sesekali bosan menjawab pertanyaan anak. Contohnya, ketika anak diajak untuk melaksanakan sholat. Sebelumnya orang tua memberi penjelasan bahwa Allah sayang dengan kita apabila kita melaksanakan apa yang diperintahkan Allah dan tidak melaksanakan apa yang dilarang oleh Allah. 

Nanti anak akan bertanya, "Allah itu siapa sih Ma, Allah itu sekarang di mana sih Ma, Kenapa Allah menyuruh kita untuk sholat sih Ma?"

Pasti kita sebagai orang tua bakal geleng-geleng kepala ketika anak bertanya mengenai sesuatu yang istilah Jawanya disebut dengan nyleneh

Eitss... Jangan sampai orang tua berkata tidak tahu ataupun mengabaikan pertanyaan anak misalnya,"ibu tidak tahu nak" atau "halah kalau pun ibu jelaskan, kamu tidak bakal mengerti nak". 

Hal tersebut  sebenarnya malah akan membuat anak tidak mau bertanya lagi dan membuat mental anak menjadi down. Selain itu, juga akan membuat pengetahuan anak menjadi terbatas. 

Sebaliknya, apabila orang tua meresponnya dengan baik. Misalnya orang tua menjawabnya dengan "Allah itu ada dalam hati kita nak, Allah ada tapi tidak terlihat, tetapi ada malaikat yang menjaga kita, setiap apapun yang kita lakukan pasti dilihat oleh Allah kemudian malaikat yang mencatat perbuatan kita tersebut". 

Intinya kita sebagai pendidik harus meyakinkan kepada anak karena adanya tuhan yang tidak kasat mata. Mengurangi penjelasan secara verbal yang begitu melebar, menjadikan penjelasan tidak fokus lagi pada pembahasan. Alangkah baiknya penjelasan kepada anak usia dini seharusnya singkat, jelas, dan fokus. 

Dengan demikian, anak akan lebih cepat paham. Kemudian, ketika pertanyaan dijawab dengan baik, maka anak akan lebih suka untuk bertanya yang mana membuat anak lebih berani untuk berpikir imajinatif, berwawasan luas, dan merasa dirinya dihargai. 

Nah, dari sini sudah terlihat kan bagaimana ketika anak bertanya, sebenarnya anak menggali informasi pada dirinya sendiri maupun dari lingkungan sekitarnya sehingga anak mulai berpikir. Selain itu, ketika anak mulai berpikir, anak akan mengekspresikannya dalam bentuk perkataan atau perbuatan. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline