Lihat ke Halaman Asli

M. Jojo Rahardjo

Penulis ratusan artikel dan video seputar perkembangan neuroscience dan kaitannya dengan berbagai aspek kehidupan.

6 Cara Praktis Memperoleh Kebahagiaan (Positivity) dalam Kehidupan Sehari-hari

Diperbarui: 23 November 2015   10:57

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

[caption caption="Photo: Daily Meditation for Women"][/caption]Banyak pakar positive psychology yang sudah menulis buku tentang cara mengembangkan potensi positif dari manusia, seperti Martin Seligman, Shawn Achor, Barbara Fredrickson, Tal Ben Shahar dan lain~lain. Dalam artikel sebelumnya saya juga menulis tentang 10 kunci hidup bahagia. Berbeda dengan 10 kunci hidup bahagia itu, tulisan di bawah ini adalah tentang 6 cara praktis untuk memperoleh kebahagiaan (positivity) dalam kehidupan sehari~hari. Enam cara praktis ini diambil dari situs gerakan global untuk kebahagiaan, Action for Happiness.

Sebagaimana disebut oleh Martin Seligman, pionir positive psychology dalam bukunya "Learned Optimism: How to Change Your Mind and Your Life", psikologi pada masa perang dunia ditujukan untuk mengobati jiwa~jiwa yang sakit karena dampak dari perang. Psikologi memang berhasil menemukan cara untuk menyembuhkan mereka, namun psikologi hanya menghilangkan apa yang sakit atau apa yang salah dalam jiwa mereka tanpa membuat mereka menjadi lebih bahagia, lebih positif atau lebih baik.

Positive psychology dalam lebih dari 2 dekade terakhir ini melakukan banyak penelitian tentang bagaimana mengembangkan potensi positif yang dimiliki manusia. Positive psychologi lalu menemukan juga bahwa ketika kita mengembangkan potensi positif yang kita miliki, maka sekaligus juga aktivitas itu mengurangi atau menghilangkan gejala~gejala yang sebelumnya ada, seperti stres, depresi, kegelisahan, tubuh yang tidak sehat, atau bahkan juga ketidakpedulian pada orang lain.

  1. Daily Mindfulness

Mindfulness adalah sebuah cara untuk memberi perhatian yang kuat pada moment sekarang. Saat kita sedang dalam kondisi mindful, kita menjadi lebih waspada dengan pikiran kita sendiri dan juga emotions kita. Saat itu kita menjadi penuh kontrol terhadap pikiran dan emotions kita, bukan kebalikannya.

Menjadi mindful juga berarti kemampuan kita dalam berkonsentrasi menjadi penuh. Juga berarti memperbaiki relationships kita dengan orang lain. Bahkan mindful menurunkan tingkat stres dan depresi. Lebih jauh lagi mindful ternyata memiliki pengaruh baik dalam mengatasi rasa sakit di bagian tubuh tertentu yang sering diderita orang yang mengalami stress atau depresi.

Untuk menjadi mindful sangat sederhana, karena bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Hanya dibutuhkan 10 menit setiap hari untuk melakukan mindfulness meditation (lihat tulisan saya terdahulu tentang ini). Meditasi ini melatih pikiran kita sehingga mampu menghindari untuk menyesali apa yang sudah terjadi di masa lalu dan tidak kuatir dengan apa yang akan terjadi di masa datang. Itu karena pikiran kita menjadi terkonsentrasi di moment sekarang atau pada apa yang kita kerjakan sekarang.

Hanya diam dalam posisi meditasi ini, kita fokus memperhatikan bagaimana pikiran kita "melayang~layang" memikirkan berbagai hal. Meditasi ini melatih pikiran kita untuk bisa fokus pada moment sekarang atau pada apa yang kita kerjakan sekarang. Untuk lebih dalam mengenai mindfulness meditation bisa mengunjungi situs ini: 10-day daily guided meditation

  1. Three Good Things

Sebagaimana ditemukan dalam berbagai penelitian positive psychology, bersyukur punya perananan dalam menumbuhkan kebahagiaan dan menjaga kesehatan.  Namun bersyukur yang biasa dilakukan orang sering kali sangat sederhana dan mekanis, atau bahkan berulang setiap hari. Untuk benar-benar bersyukur sebenarnya diperlukan usaha yang sedikit lebih keras.

Setiap hari kita sebaiknya menulis 3 hal dalam 24 jam terakhir yang menurut kita pantas untuk disyukuri. Lakukan ini kapan saja, namun lebih baik di pagi hari, karena positivity yang dihasilkan akan berbekas sepanjang hari. Gunakan sebuah jurnal untuk menulis aktivitas bersyukur ini dengan menggunakan setidaknya satu kalimat atau lebih. Semakin deskriptif akan semakin baik hasilnya. Mungkin prinsip jurnalisme dalam menulis berita dapat diterapkan sedikit dalam bersyukur ini, yaitu 5W1H (What, Who, When, Where, Why, How).

Jangan lupa, bahwa meski kita mengalami hari yang buruk, namun kita dituntut untuk dapat menemukan hal yang bisa kita syukuri. Meski mungkin berat, namun justru proses berusaha mencari hal yang patut disyukuri itu yang membuat kita mendapatkan kebahagiaan (positivity).

  1. Letter of Thanks

Karena berbagai alasan, kadang sulit untuk menyatakan rasa terimakasih kita kepada orang lain, apalagi berterimakasih untuk sesuatu yang sudah lama terjadi. Padahal berterimakasih memiliki efek positif yang lebih besar kepada yang memberikan dibanding yang menerimanya. Menurut penelitian saling berterimakasih menguatkan relationships antar orang. Membiasakan mengucapkan terima kasih saat orang lain melakukan hal baik bagi kita adalah kebiasaan yang baik untuk menumbuhkan kebahagiaan (positivity) setiap waktu. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline