Lihat ke Halaman Asli

Marcko Ferdian

TERVERIFIKASI

Mahasiswa Pencinta Monokrom dan Choir

Mudik Bukan Hanya Sekadar Kemacetan dan Kepadatan Kendaraan

Diperbarui: 3 Mei 2022   05:16

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Foto udara sejumlah kendaraan antre melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (28/4/2022). Pada H-4 Lebaran 2022, ruas jalan tol Jakarta-Cikampek mengalami kepadatan volume kendaraan dan diperkirakan puncaknya pada H-3 Lebaran.(ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT via kompas.com)

Tak terasa sebentar lagi Puasa diakhiri dengan menyambut kedatangan Idul Fitri. Suasananya sangat terasa dengan banyaknya pemudik yang pulang kampung.

Sesuai data Kemenhub, prediksi pemudik tahun ini diperkirakan sebanyak 85.5 juta orang apalagi hari kemarin tanggal 30 adalah puncak dari perjalanan mudik untuk merayakan Hari Kemenangan bersama keluarga besar di kampung masing-masing sehingga tentu beberapa wilayah mengalami kepadatan kendaraan pemudik.

Wajar jika ruas-ruas jalan mengalami kepadatan tapi, mudik kali ini bukan hanya tentang info kemacetan dan kepadatan kendaraan saja tapi lebih dari itu ada pengorbanan dan keberkahan yang mengikutinya.

Infografis Operasi Ketupat 2022/Sumber : static.rctiplus.id

Kepentingan Umum Vs Keluarga

Lebaran tahun ini, sebanyak 144.392 personel gabungan diturunkan untuk operasi dengan sandi Operasi Ketupat 2022.

Personel sebanyak itu untuk mengisi 1.710 Pospam, 734 pospel dan 258 pospadu dengan komposisi institusi diantaranya unsur TNI-POLRI, Satpol PP, BNPB, BMKG, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Dishub, Dinkes, Pramuka, dan mitra Kamtibmas.

Mungkin kebanyakan dari kita pemudik, tidak terpikirkan bahwa lancarnya arus mudik tahun ini juga merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2022 itu.

Saat pemudik sampai dengan selamat bertemu keluarga, merayakan Kemanangan bersama, saat itu pula para petugas ini akan merasa sangat bahagia sekalipun mereka bisa saja abai dan memilih pulang merayakan Idul Fitri bersama keluarganya.

Tetapi karena Kepentingan Umum lebih utama dari keluarganya, mereka memilih bertahan dan mengamankan perjalanan kita. Memilih mengorbankan sedikit waktu untuk keluarga demi tugas dan panggilannya sebagai pelayan masyarakat.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline