Lihat ke Halaman Asli

Jarot Mahardika

Terus belajar

Jangan Baper, di Jepang Lexus Terbaru Untuk Angkut Sayur

Diperbarui: 16 Juni 2021   07:22

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Lexus CT200h.

Pernah melihat mobil dengan logo huruf "L" yang dipadu dengan bentuk elips yang anggun? Jika logo itu tertempel di tempat yang semestinya, itu berarti kamu sedang melihat mobil dengan merek Lexus. Sebuah masterpiece dari Toyota Motor Corporation, perusahaan raksasa otomotif dunia asal Jepang. Tapi hati-hati, jangan salah sangka. Akhir-akhir ini banyak pemilik Toyota Avanza korban seminar motivasi mulai memvisualkan mimpinya dengan menempelkan emblem "L" keramat itu untuk menggantikan logo Toyota. Katanya, itu bagian dari visualisasi mimpi. Agar suatu saat Avanza itu menjelma menjadi Lexus yang sejati. Sayup-sayup terdengar kata "Salam super".

Lexus adalah brand mobil mewah besutan Toyota Motor Corporation. Lexus dibuat sebagai perwujudan ambisi Toyota untuk membuat mobil terbaik di dunia dengan untuk mengungguli merek terkenal dunia.

Konon untuk mewujudkan ambisi ini, Toyota menerjunkan tim terbaiknya yang melibatkan 60 desainer mobil, 24 tim teknik, 1.400 enggineer, 2.300 teknisi, 220 pekerja tambahan dan 440 prototipe kendaraan. Biaya pengembanganya sendiri  mencapai 1 miliar dolar Amerika.

Pertama kali diluncurkan di Amerika pada Januari 1989 Lexus mendapatkan sambutan yang sangat positif. Bahkan kehadirannya mampu menggoyang posisi Mercedes-Benz dan BMW sebagai penguasa pasar mobil mewah saat itu hingga masing-masing mengalami penurunan penjualan sebesar 29% dan 19% di akhir tahun 1989. Dunia otomotif Amerika seketika guncang dengan kehadiran makhluk bernama Lexus itu, sama guncangnya dengan Indonesia saat pertama kali goyang ngebor muncul di televisi.

Seri yang pertama kali diluncurkan Lexus adalah LS 400, sebuah sedan besar dengan mesin V8 bensin 4.000cc, berpenggerak roda belakang. Pada saat diluncurkan, LS 400 mendapat pujian dan penghargaan dari berbagai media otomotif di Amerika. Majalah Car and Driver memberitakan LS 400 sebagai "mobil yang lebih baik" dalam hal pengendalian dan performa dari Mercedes-Benz 420 SEL dan BMW 735i yang harganya jauh lebih mahal pada saat itu.  Beberapa penghargaan juga dimenangkan oleh LS 400. Di antaranya dari Automobile Magazine dan Wheels Magazine.

Meskipun mendulang kesuksesan di Amerika dan beberapa negara secara terbatas, di Jepang sendiri Lexus baru diperkenalkan pada tahun 2005.  Dipasarkan secara global pada tahun 2006. Sedangkan di  Indonesia Lexus mulai resmi dipasarkan pada tahun 2007.

Lexus termasuk brand yang mampu mewarnai pasar mobil mewah Indonesia. Terbukti dengan raihan posisi ke 3 sebagai brand mobil mewah terlaris setelah BMW dan Mercedes-Benz pada 2020 lalu.  

Sudah mulai kebayang kan, betapa sakral  dan berharganya sebuah Lexus jika itu ada jika ada di garasimu?

Pasti akan mendapat perlakuan yang sangat istimewa, sering dicuci, dipoles-poles, di-detailing, dan segala macam perawatan mobil lainnya.

Tapi apakah itu terjadi juga di sini, di Jepang, negeri tempat saya tinggal beberapa tahun ini?

Begini ceritanya.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline