Lihat ke Halaman Asli

Ludiro Madu

TERVERIFIKASI

Dosen

Ucapan Selamat Para Pemimpin Dunia kepada Capres Prabowo

Diperbarui: 17 Februari 2024   15:31

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

https://static.promediateknologi.id

Hasil penghitungan suara pemilihan presiden (pilpres) Komisi Pemilihan Umum (KPU) 2024 masih berjalan alias belum selesai. Di saat bersamaan, quick count dari beberapa lembaga survei telah selesai dengan hasil akhir pasangan calon (paslon) Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka memperoleh suara sekitar 57-59 persen dari 204 juta pemilih di seluruh Indonesia.

Beberapa hari setelah pilpres 14 Februari 2024, capres Prabowo dikabarkan menerima ucapan selamat dari pemimpin negara lain. Instagram Prabowo mengabarkan Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese, PM Singapura Lee Hsien Loong, PM Malaysia Anwar Ibrahim, dan Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe menyampaikan ucapan selamat melalui panggilan telepon langsung kepada Prabowo.

Bahkan, Presiden Rusia Vladimir Putin juga sudah menyampaikan selamat kepada capres Prabowo pada siang hari tadi. Putin berhadap bisa melakukan dialog dengan Prabowo dan bekerja sama dengan Indonesia di masa depan.

Ucapan selamat dari pemimpin negara-negara itu sangat relevan dengan kebijakan capres Prabowo dalam hubungan internasional, yaitu kebijakan bertetangga baik (good neighbor policy). Negara tetangga dan sahabat dapat dikatakan memberikan pengakuan kepada proses demokrasi yang berjalan dengan baik di Indonesia. Praktek itu juga menunjukkan kesiapan negara-negara tersebut untuk melanjutkan hubungan kerjasama bilateral dengan presiden terpilih pada pilpres 2024.

Hubungan Bilateral
Dalam studi Hubungan Internasional, ucapan selamat dari pemimpin negara lain kepada seorang pemimpin yang terpilih dalam pemilihan umum (pemilu) dapat dianalisis menggunakan konsep hubungan bilateral. Definisi hubungan bilateral merujuk pada interaksi dan kerja sama langsung antara dua negara, tanpa melibatkan negara ketiga (Nye, 2022).

Interaksi antara calon pemimpin Indonesia dan para pemimpin negara lain menunjukkan dinamika klasik dalam hubungan bilateral. Salah satunya adalah saling memberikan dukungan dan menjajaki potensi kerja sama dimasa mendatang (Smith, 2023).

Selain itu, ucapan selamat yang disampaikan para pemimpin asing kepada calon presiden Indonesia adalah sinyal positif bagi pengembangan hubungan bilateral yang lebih erat di masa depan berdasarkan prinsip saling menguntungkan. Hubungan bilateral penting karena memungkinkan dua negara menjalin interaksi lebih erat, menyelaraskan kepentingan masing-masing, dan meningkatkan saling pengertian.

Dalam kasus ini, ucapan selamat dari para pemimpin negara kepada Prabowo sebagai calon presiden terpilih Indonesia patut diapresiasi. Ucapan selamat itu memiliki makna strategis bagi Indonesia dalam tataran hubungan bilateral maupun multilateral. Setidaknya ada tiga arti penting ucapan selamat tersebut.

Pertama, ucapan selamat para pemimpin dunia merupakan bentuk pengakuan internasional atas legitimasi hasil pemilu Indonesia dan apresiasi terhadap nilai-nilai demokrasi yang dijunjung tinggi (Smith, 2023). Ucapan itu memperkuat citra dan reputasi Indonesia sebagai negara demokratis di kancah global.

Kedua, ucapan selamat tersebut membuka momentum awal diplomasi bilateral yang lebih erat antara Indonesia dan kelima negara terkait. Ini berkaitan dengan kerjasama bilateral, khususnya dalam kerangka meningkatkan hubungan ekonomi, keamanan, dan sosial budaya yang saling menguntungkan (Johnson, 2023).

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline