Lihat ke Halaman Asli

Luana Yunaneva

TERVERIFIKASI

Certified Public Speaker, Hypnotist and Hypnotherapist

Wisata Gurami Seduri, Surganya Pecinta Ikan Gurami

Diperbarui: 14 Januari 2019   20:25

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Saya menikmati aneka olahan gurami yang ada di Wisata Gurami Seduri (foto: Luana Yunaneva)

Kalau mendengar nama spesies ikan gurami, siapa sih yang nggak suka dengan menu yang satu ini? Kebanyakan dari pecinta kuliner tentu menyukai jenis makanan ini, kecuali bagi mereka yang memiliki alergi khusus.

Nah, kalau Anda mengaku sebagai pecinta spesies bernama latin Osphronemus goramy ini, berarti Anda wajib berkunjung ke surganya gurami, yaitu Wisata Gurami Seduri yang terletak di Desa Wonodadi, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Mengapa harus ke sini kok bukan tempat kuliner lainnya? (Selain versi tulisan, reportase juga saya lampirkan dalam bentuk video yang ada di bagian akhir tulisan ini)

Patung gurami raksasa yang menjadi pintu masuk Wisata Gurami Seduri (foto: Luana Yunaneva)

Jadi, begitu memasuki kawasan ini, saya sempat heran sewaktu melihat ada sejumlah kolam ikan yang berada di halaman rumah warga. Hal ini cukup menjukkan bahwa budidaya ikan gurami memang sudah lama dilakukan oleh warga setempat. Bahkan, para peternak di daerah tersebut sudah tergerak mengembangkan budidaya ikan gurami dengan mengadakan pelatihan yang diselenggarakan pada tahun 1952.

Imam Nawawi, penggagas Wisata Gurami Seduri (foto: Luana Yunaneva)

Imam Nawawi, salah seorang peternak di Dusun Seduri mengaku, ilmu beternak ikan air tawar ini didapatkannya dari orangtua dan nenek moyangnya. Tidak heran, kalau bekal inilah yang digunakan Imam untuk lebih memaksimalkan potensi ikan gurami dengan mendirikan Wisata Gurami Seduri pada awal September 2017.

Untuk menemukan tempat ini sendiri, memang bisa dikatakan susah-susah gampang karena lokasinya yang berada cukup jauh dari pusat kota Blitar. Namun jangan khawatir, Google Maps mampu mendeteksinya kok, meski harus melewati jalanan yang membuat saya sempat ragu.

Namun keragu-raguan saya hilang seketika, ketika menemukan patung ikan gurami raksasa yang ternyata menjadi pintu masuk Wisata Gurami Seduri. Tanpa ragu, saya pun langsung masuk saja ke dalam "mulut ikan" yang menganga. Wah, rasanya saya jadi seperti Nabi Yunus nih yang masuk ke perut ikan, hehehe.

Sudah jelas berkunjung ke tempat wisata gurami, tentu saja menu yang disajikan di sini didominasi oleh ikan gurami donk, bukan jenis ikan yang lain. Selebihnya hanyalah menu pelengkap seperti aneka sayuran dan lalapan. Menu olahan gurami yang disediakan oleh Wisata Gurami Seduri cukup beragam, antara lain gurami bakar, gurami asam manis, nugget gurami, siomay gurami, bothok gurami dan garang asem gurami. Mana yang paling lezat? Hmmmm... Kalau menurut saya sih, semuanya enak dan patut dicoba, hehehe.

Gurami bakar, garang asem gurami, gurami asam manis, nugget gurami dan siomay gurami tersedia di tempat ini (foto: Luana Yunaneva)

Dibantu salah seorang karyawan WIsata Gurami Seduri, saya memilih sendiri ikan gurami yang hendak saya konsumsi (foto: Luana Yunaneva)

Oya, yang membuat istimewa jika menyantap ikan gurami di tempat ini adalah kita bisa memilih bahkan menangkap sendiri ikan yang akan dikonsumsi. Jadi jelas, ikan diolah dalam kondisi masih segar. Belum lagi, pengunjung tidak hanya bisa menikmati hidangan dengan duduk manis di meja dan kursi makan tetapi juga makan ala lesehan dan duduk di taman sambil menikmati pemandangan berupa kolam ikan. Asyik kan?

Selain dari segi kuliner, Imam memberikan fasilitas wisata edukasi gurami bagi para pengunjung, di antaranya puluhan kolah ikan dan akuarium, serta puluhan kolam yang menjadi sarana pembelajaran seputar ikan gurami. Beberapa akuarium juga diletakkan di tempat terbuka untuk mempermudah pengelola dalam memberikan edukasi gurami bagi pengunjung, terutama anak-anak. Akuarium-akuarium tersebut mulai dari pembibitan, pengembangbiakan dan pembesaran gurami hingga layak dikonsumsi.

Seorang bapak mengenalkan ikan gurami kepada anaknya di Wisata Gurami Seduri (foto: Luana Yunaneva)

Wisata edukasi gurami ini, dijelaskan lulusan Intitut Agama Islam Negeri Tulungagung ini, memang menyasar kepada anak-anak sekolah, para pensiunan dan buruh migran. Diharapkan, mereka inilah yang nantinya juga akan berwirausaha, terutama dalam bidang budidaya ikan gurami.
Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline