Lihat ke Halaman Asli

Leli Hesti

*Minat dengan hal-hal baru dan teman-teman baru*

Kami Pernah Sedekat Ini dengan Semeru

Diperbarui: 6 Desember 2021   21:00

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Mahameru yang tampak agung dan megah | Dokumentasi pribadi

Kami pernah sedekat ini dengan Semeru.
Memang terasa sekali keagungan dan kemegahannya.

Bahkan saat kami ada di sana, rasanya puncak Semeru terlalu "tinggi" untuk kami raih. Semeru masih merupakan  gunung tertinggi di Pulau Jawa, dengan ketinggian mencapai 3.676 mdpl. Oleh karenanya, puncaknya seolah-olah menjadi "pencapaian" tertentu bagi para pendaki . Tak heran bila Semeru menjadi salah satu destinasi popular dan seolah jadi tujuan wajib.

Seperti halnya banyak tempat di Jawa, maka ada banyak legenda di belakangnya.

Gunung yang juga dikenal dengan sebutan Mahameru ini diyakini oleh mayoritas etnis Jawa sebagai tempat bersemayamnya para Dewa dan menjadi penghubung antara bumi dan kayangan. 

Masyakarat Hindu Bali juga meyakini Gunung Semeru sebagai bapaknya Gunung Agung, yang merupakan gunung tertinggi di Bali. 

Gunung Semeru yang sekarang ini kokoh berdiri di Jawa Timur merupakan bagian dari puncak Gunung Meru di India. 

Potongan puncak Gunung Meru tersebut dibawa oleh Dewa Brahma dan Dewa Wisnu ke tanah Jawa sebagai pasak.

Saat kami mengunjungi Semeru kemarin, rasanya "aura"pasak sudah terasa dari jauh. Dalam perjalanan  dari base camp menuju Rani Pani puncaknya yang anggun seolah-olah  menghipnotis kami untuk datang mendekat. Anggun tapi tetap nampak perkasa.

Aura "keanggunan dan perkasanya"  Semeru dari jauh sudah terasa | Dokumentasi pribadi

Puncak Semeru yang tampak dalam perjalanan menuju Ranu Kumbolo | Dokumentasi pribadi

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline