Lihat ke Halaman Asli

Laeli

Jika ingin mengenal dunia, membacalah. Jika ingin dikenal dunia, menulislah.

Cara Uang Tunjangan Hari Raya (THR) Ditabung 100%

Diperbarui: 22 April 2021   15:25

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Finansial. Sumber ilustrasi: PEXELS/Stevepb

Hallo, sebentar lagi mau lebaran Idul Fitri, biasanya yang paling ditunggu-ditunggu adalah Tunjangan Hari Raya (THR). Masa pandemi seperti sekarang ini kita harus pintar loh mengatur uang THR, jangan sampai habis dibelanjakan atau dibagikan.

Nah, masih ada yang belum tau caranya gimana sih biar uang THR biar tetap utuh. Yuk ikuti tips mengatur uang THR berikut ini:

1. Maksimalkan Penggunaan Gaji Bulanan

THR biasanya diberikan 1 kali dari gaji yang didapatkan, itu artinya bulan Mei atau akhir April 2021 kita akan medapatkan 2 kali dari pendapatan biasanya. Tetap tenang, jangan panik atau kalap dapat uang dua kali lebih banyak. Langsung saja anggarkan 100% uang THR untuk menabung dan maksimalkan gaji bulanan untuk pengeluaran THR dan biaya hidup selama libur panjang Idul Fitri 2021.

2. Manfaatkan Aturan Pemerintah Mengenai Larangan Mudik 2021

Larangan pemerintah untuk mudik di Tahun 2021 sudah resmi dikeluarkan, bagi yang punya kampung halaman, sabar dulu, tahan dulu rindunya. semua dapat dilakukan dengan silaturrahmi lewat vidio call. Cara seperti ini dapat mengurangi pengeluaran trasportasi untuk mudik. Uang THR nya dapat di tabung. Kita ambil saja hikmah dari larangan mudik ini ya!

3. Membuat List Penerima THR

Jika kita berencana ingin memberikan THR untuk orang-orang terdekat, sebaiknya list penerima THR dibuat terlebih dahulu, hal ini dilakukan supaya kita mengetahui dari awal berapa total uang THR yang harus kita keluarkan, jika hasil nya melebihi budget, maka sebaiknya dilakukan adjustment yang sesuai dengan target awal. Tapi tetap ya, sumber dananya dari uang gaji bulanan, bukan dari THR yang kita dapatkan dari perusahaan.

4. Membuat Amplop THR Sendiri dan Menjadi Supplier Amplop

Mulai banyak iklan jualan amplop lebaran, harganya lumayan juga loh karena amplopnya lucu-lucu. Nahh biar sedikit hemat, yuk bikin amplop sendiri dari bahan-bahan yang mudah kita temui (kertas kado, kertas bekas kalender, dll). Bikin amplop itu mudah loh! Jika sudah berhasil membuat amplop sendiri, produksi aja lebih banyak terus kita jual deh amplop hasil kreasi kita sendiri.

5. Bijak Belanja Kue Lebaran/ Hampers dan menjadi Supplier Kue

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline