Lihat ke Halaman Asli

Uun Thayibah

Love For All Hatred For None

Pesan Damai Khalifah Islam untuk Keselamatan Dunia

Diperbarui: 30 Januari 2021   15:16

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Saat ini dunia sudah memasuki fase krisis gobal.Dunia sedang diambang kekhawatiran akan terjadinya perang dunia ketiga.Yang kemungkinan dampaknya akan melebihi dampak yang pernah terjadi pada perang dunia sebelumnya.

Para pemimpin dunia khususnya negara-negara yang memiliki power semakin saling mempertontonkan keangkuhannya ingin menjadi yang paling adidaya dan mengesampingkan arti kemanusiaan.

Bukan hanya negara-negara adikuasa saja namun negara-negara Islam pun turut ambil bagian dalam menyiratkan munculnya perang dunia.

Islam sebagai agama Rahmatan Lil Alamin harus mengedepankan cinta dan kasih sayang kepada seluruh umat manusia.Dan hal inilah yang terus disuarakan oleh Jamaah Muslim Ahmadiyah melalui suara khalifah Islam,beliau menasehatkan :

"Islam adalah agama yang mengajarkan pada umatnya untuk menjalani hidup dengan menerapkan cinta, kasih sayang dan belas kasih antara satu dengan yang lain"

Bukan sesuatu yang tidak beralasan mengapa Khalifah Islam terus menyuarakan perdamaian dunia.Karena sejatinya manusia hidup saling berdampingan dan saling melindungi satu sama lain.

Upaya demi upaya akan terus dilakukan untuk mewujudkan dunia yang penuh dengan cinta dan kasih sayang.Tidak ada seorang hamba Allah Ta'ala pun yang berhak merampas kehidupan hamba Allah Ta'ala  yang lainnya.Karena urusan hidup dan mati seorang hamba hanyalah kehendak Rabb Yang Maha Berkuasa atas segala sesuatunya.

Mirza Masroor Ahmad menyampaikan pandangannya,beliau bersabda :


"Islam yang saya ikuti dan yakini bukanlah Islam yang kejam dan dendam. Bukan juga yang mengajarkan segala bentuk kekerasan-kekerasan, penindasan atau ketidakadilan."

Begitu berharganya nyawa manusia sehingga dalam Al Qur'nul Karim surah Al Maidah: 32,Allah Ta'ala berfirman;

مِنۡ اَجۡلِ ذٰلِکَ ۚۛؔ کَتَبۡنَا عَلٰی بَنِیۡۤ اِسۡرَآءِیۡلَ اَنَّہٗ مَنۡ قَتَلَ نَفۡسًۢا بِغَیۡرِ نَفۡسٍ اَوۡ فَسَادٍ فِی الۡاَرۡضِ فَکَاَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِیۡعًا ؕ وَ مَنۡ  اَحۡیَاہَا فَکَاَنَّمَاۤ اَحۡیَا النَّاسَ جَمِیۡعًا ؕ 

"Oleh sebab itu Kami tetapkan bagi Bani Israil bahwa siapapun yang membunuh seseorang, padahal orang itu tidak pernah membunuh orang lain atau telah melakukan kerusuhan di bumi, maka seolah-olah ia membunuh seluruh manusia; dan barangsiapa menyelamatkan nyawa seseorang, maka ia seolah- olah menghidupkan seluruh manusia..."

Khalifah Islam memberi jawaban atas gejolak krisis kemanusiaan dimasa ini.Dengan mengedepankan suri tauladan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW yang kedatangan beliau sebagai Rahmatalil Alamin (Rahmat bagi sekalian alam).

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline