Lihat ke Halaman Asli

Inspirasiana

TERVERIFIKASI

Kompasianer Peduli Edukasi.

Berapa Biaya Membaca Tulisan di Media Daring? Sebuah Tantangan untuk Penulis

Diperbarui: 22 Juni 2022   10:31

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Bearpa biaya membaca tulisan di media daring? (Marteen Heuvel/Unsplash)  

Semua hal yang kita lakukan selalu memiliki dampak atau biaya ekonomi. Hal ini juga berlaku ketika kita menulis artikel di blog pribadi maupun di Kompasiana kita tercinta ini.

Kita bisa mencoba menghitung dampak atau biaya ekonomi tersebut misalnya dari sisi pembaca. Minimum ada dua elemen biaya yang bisa kita tinjau yaitu uang yang kita keluarkan atau dalam bahasa ilmu ekonomi disebut out-of-pocket money dan yang kedua adalah biaya waktu atau time cost.

Elemen biaya pertama: uang yang kita keluarkan (out-of-pocket money)

Pertanyaannya adalah: berapa banyak uang yang kita keluarkan untuk membaca satu artikel di blog atau di Kompasiana? Walau akses untuk membaca artikel di blog-blog atau di Kompasiana pada dasarnya adalah gratis, tapi tetap ada uang yang kita keluarkan untuk mengakses dan membacanya. Biaya yang paling jelas adalah tagihan listrik. 

Nah, untuk dapat menghitung biaya listrik kita untuk membaca artikel di blog-blog atau di Kompasiana maka kita perlu mengetahui daya laptop atau telefon genggam kita, biaya listrik rata-rata per kilo-watt hour (kWh) dan durasi membaca artikel.

Anggaplah bahwa laptop kita memiliki daya rata-rata adalah 40 watt sementara telefon genggam kita saat saat ini memiliki rata-rata daya sebesar 4 watt. 

Untuk biaya  listrik maka bisa kita asumsikan bahwa maka tarif listrik kita adalah Rp. 1444/KWh. Hal ini mengasumsikan bahwa kita berlangganan listrik dari PLN dengan daya listrik terpasang di rumah kita di atas 1300 VA tapi bawah 3500 VA.

Lalu berapa lama waktu yang kita habiskan untuk membaca sebuah artikel di internet? 

Sebuah artikel yang sangat menarik di Majalah Time menunjukkan bahwa durasi rata-rata seseorang membaca artikel di internet hanyalah 15 detik per artikel saja! 

Studi-studi yang dirujuk dalam artikel itu mengungkapkan bagaimana orang-orang membaca artikel internet tidak dengan cermat atau saksama. Ini mungkin salah satu alasan dibalik anjuran bahwa sebuah artikel di internet sebaiknya tidak memuat lebih 600 kata!

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline