Lihat ke Halaman Asli

Den Ciput

I'm a writer...

Android Tak Bermaksud Menjegal Kejayaan Nokia

Diperbarui: 4 Januari 2021   05:21

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Foto : Nokia dan Android ( Sumber : 1000logos-symbols.com)

Pada tulisan sebelumnya saya tulis secara tak langsung bahwa Nokia 'dihabisi' Android. Sebenernya bukan hanya Nokia yang dikalahkan, tapi seluruh ponsel berbasis Symbian dan atau Java, dan banyak lagi ponsel yang menggunakan sistem operasi non Android yang kena dampaknya. Blackberry dan Windows phone adalah salah duanya. iPhone? Mereka tetap punya segmen tersendiri!

 Android, dari awal sudah memberi isyarat, berupa tawaran yang berlaku buat siapapun (Produsen ponsel, dan gadget) untuk menggunakan sistem operasi yang awalnya diciptakan untuk sistem operasi pada kamera digital itu.

Kok sistem operasi kamera digital!?

Iya, untuk itulah awal mulanya Android di desain oleh empat orang bernama Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears dan Christ White, di Palo Alto, negara bagian, California. Tapi sebelum mereka melangkah lebih jauh, akhirnya mereka sadar, bahwa segmen pengguna Kamera digital tidak seberapa. Terlebih waktu itu ( tahun 2003), mulai muncul ponsel-ponsel multimedia yang sudah dilengkapi kamera digital.

Akhirnya mereka mengembangkan Android sebagai sistem operasi pada ponsel pintar.

Pada awal mengerjakan proyek Android, mereka disokong dana oleh Google. Google sadar, penggagas Android adalah orang yang punya visi jauh ke depan untuk kehidupan manusia yang lebih baik. Google sadar, fleksibilitas Android bakal bisa digunakan pada berbagai perangkat.

Dan pengambil keputusan di Google bukanlah orang yang bodoh untuk melewatkan peluang emas itu. Maka dengan berbagai pendekatan, akhirnya Google mengakuisisi proyek Android. Dan mulai saat itu Android adalah sebagai bagian dari Google Inc., dengan tetap mempekerjakan keempat orang pendiri Android sebagai pekerja di Google yang punya tanggung jawab terhadap proyek Android.

Proyek Android, saat itu bagai operasi senyap. Tak banyak yang tahu. Bahkan media sekalipun. Yang ada hanya desas-desus mengenai Google yang akan merambah pasar Ponsel Pintar.

Google, saat itu hanya mesin pencari nomor dua setelah Yahoo. Tak banyak (produk) aplikasi Google yang disematkan atau kompatibel dengan perangkat yang beredar dipasaran. Palingan cuma Gmail. Itu pun hanya bisa diakses menggunakan Webmail, atau kalau mau ribet dikit bisa pakai melalui aplikasi  POP3.

Tapi ponsel mana waktu itu (2005) yang support POP3? Palingan Nokia seri E90 (Communicator). Atau Sony Ericsson P910 dan beberapa PDA Phone berbasis Windows Mobile yang saat itu hanya bisa dimiliki kalangan tertentu karena harganya yang mahal. Jadi tak banyak yang bisa dilakukan dengan Google selain mesin pencari.

Bahkan Google pun adem ayem pada peluncuran Nokia E90 yang sangat fenomenal tersebut. Mungkin Google saat itu  lagi nyusun strategi, menyiapkan sistem operasi yang kelak merubah peradaban ini.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline