Lihat ke Halaman Asli

Gregorius Aditya

TERVERIFIKASI

Brand Agency Owner

Kenapa Ada Jasa Desain Logo Murah dan Jasa Desain Logo Mahal?

Diperbarui: 23 November 2023   06:35

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi orang mendesain logo. Sumber: orbitsdesign.com

Ketika kita mulai mendirikan sebuah usaha, membuat event atau membentuk organisasi, salah satu hal yang  sering kita lakukan adalah meminta orang yang memahami desain grafis untuk membuat logo supaya orang lain dapat mengenal identitas apa yang kita buat. Bila kita mencoba browsing harga desain maupun bertanya langsung pada sang desainer grafis, umumnya kita dapat mengalami dilema mengenai harga yang layak sebagai harga yang disepakati. Terkadang kita bisa menemukan harga yang sangat murah di internet atau malah menemukan informasi logo-logo dengan harga termahal. Ujung-ujungnya, bila membandingkan dengan jasa sang desainer grafis, bisa jadi ada ketimpangan persentase harga yang sangat jauh dengan budget yang kita pikirkan. Tak jarang keputusan akhirnya adalah melobi "harga teman" atau membuka budget semurah mungkin dan melemparnya agar sang desainer langsung mau menerima atau menolak pekerjaan yang kita tawarkan.

Mungkin bagi yang awam tentang "dunia perlogoan" akan bertanya-tanya, "kenapa harga logo bisa sangat variatif? apa yang membedakan logo A yang berharga terjangkau dengan logo B yang berharga sangat mahal? Bukankah logo itu hanya tinggal gambar saja dan sekedar ditempel saja ya di produk?" Pertanyaan-pertanyaan semacam ini  amat wajar apabila kita memahami logo hanya sekadar sebagai pemanis bisnis kita saja. Pada kenyataannya, sebuah logo memiliki banyak peran penting dimana ia bukan hanya pemoles bisnis tetapi menjadi cerminan dan bentuk seluruh nilai perusahaan. Sebuah logo dapat dikatakan adalah investasi usaha dimana ia akan menjadi modal bagaimana sebuah usaha akan diingat untuk seterusnya di benak konsumen mulai dari usaha masih berlangsung kecil hingga menjadi besar.

Lantas apa yang membuat jasa desain logo bisa sangat variatif? Bagaimana si desainer ini menentukan harga logonya? Wajarkah bila mereka mematok harga tinggi atau kita sendiri mematok harga semurah mungkin? Berikut adalah gambaran yang bisa dipetik:

Di Dalam Sebuah Logo Terkandung Pengalaman dan Keterampilan Desainer

Desainer yang berpengalaman dan sangat mahir umumnya dapat mengenakan biaya lebih mahal dibandingkan dengan mereka yang kurang berpengalaman di bidang desain maupun mereka yang hanya sekadar tahu soal desain. Keahlian mereka ini memungkinkan mereka menangani desain yang kompleks, memahami prinsip desain yang rumit, dan menampilkan gambaran hasil yang sukses. Ketika kita meminta desain sebuah logo pada seorang desainer profesional, kita seperti halnya meminta seorang spesialis yang telah memiliki jam terbang tinggi yang memang layak dibayar berdasarkan pengalamannya. Desainer dengan reputasi yang kuat dan permintaan yang tinggi terhadap layanan mereka dapat meminta tarif yang lebih tinggi. Rekam jejak kesuksesan mereka, gaya desain yang unik, dan penyampaian pekerjaan berkualitas tinggi yang konsisten akan sangat berkontribusi pada penetapan harga mereka.

Ilustrasi orang mendesain logo. Sumber: annualeventpost.com

Kompleksitas Desain yang Terkandung di Dalamnya

Salah satu hal yang perlu kita pahami ialah kerumitan sebuah desain logo amat mempengaruhi harganya. Mungkin bagi sudut pandang awam, kita mungkin merasa bahwa level logo yang sederhana, dengan lebih sedikit elemen dan warna, akan cenderung lebih murah dibandingkan logo rumit yang menampilkan banyak komponen dan palet warna yang lebih luas. Hal ini tidak salah namun juga tidak sepenuhnya benar, dimana justru kenyataannya di lapangan, banyak sekali logo perusahaan terkenal seperti Nike, Apple hingga BBC yang amat sederhana tetapi bisa berharga ratusan juta hingga milyaran. Ini menjadi hal yang aneh ketika kita melihat dari sudut pandang awam tetapi menjadi hal yang masuk akal ketika kita melihat dari sudut pandang desainer. Seorang desainer sendiri ketika akan mendesain logo sering mempertimbangkan banyak hal mulai dari aspek estetika desain, keterbacaan, kedalaman makna, simulasi bagaimana orang lain memandang logo tersebut, hingga ke aspek bagaimana logo itu sendiri dapat dibedakan dengan logo lain sehingga tidak terkesan meniru dan melanggar hak cipta milik orang lain. Pada titik ini, desain logo dalam sudut pandang desain tidak hanya sekedar tulisan yang diberi warna atau elemen gambar yang menarik tetapi lebih mendalam lagi ada aspek tanggung jawab maupun etika bisnis yang ingin ditekankan di sini. Semakin mendalam riset yang dipertimbangkan maka akan semakin pantas sebuah logo dihargai mahal.


Lingkup Proyek Desain 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline