Lihat ke Halaman Asli

[Bulan Kemerdekaan RTC] Aku dan Bendera Merah Putih Itu

Diperbarui: 16 Agustus 2016   17:24

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber : rudyherianto.blogspot.com

Bendera Merah Putih yang selalu dikibarkan setiap HUT Kemerdekaan membuatku semakin semangat untuk mengibarkannya. Karena pada tanggal 17 Agustus, aku akan tampil sebagai pengibar bendera Merah Putih di sekolahku. Namun aku harus berlatih dengan benar, agar penampilanku bisa lebih bagus. Ini adalah pengalaman pertamaku menjadi pengibar bendera merah putih. Nanti, aku ditugaskan di sebelah kanan di mana di samping kiriku adalah pembawa dan pengibar bendera.

--------------------------------

Sehari sebelum tanggal 17 Agustus, aku masih berlatih untuk penampilanku besok. Bahkan sampai malam sekalipun, aku masih tetap latihan. Dan sangking semangatnya aku untuk latihan, aku sampai lupa bahwa aku memiliki cedera lengan saat kecelakaan dulu. Akhirnya, aku lebih memilih untuk beristirahat karena cedera lenganku sudah semakin parah.

Tiba-tiba, pelatihku datang dan menghampiriku yang sedang duduk di dekat lapangan. "Jangan dipaksakan, istirahat saja dulu." Kemudian ia memberiku minuman kaleng. "Ferdi, kalau kamu memang semangat untuk tampil besok, kenapa latihan harus sampai malam gini? Teman-temanmu juga demikian."

"Aku hanya berharap suatu saat nanti aku akan melihat bendera akan tetap berkibar, walau udah 100 tahun merdeka," ujarku polos.

"Kenapa bilang gitu?"

"Karena... aku takut jika bendera Indonesia akan tersingkirkan. Aku ingin memegang bendera merah putih itu. Karena, bendera merah putih itu sama juga demgan janjiku. Aku harus berjanji pada tahun 2045 nanti, aku akan memegang bendera merah putih itu lagi."

"Kenapa kamu harus cinta dengan bendera merah putih?"

"Karena, aku sudah tergolong sebagai cinta tanah air. Jadi aku harus cintai dan hargai bendera Negara kita sendiri."

"Oh, begitu? Baiklah, semangat yah, Ferdi. Besok harus tampil maksimal, jangan kecewain Bapak. Oke?"

"Oke, Pak. Mengerti."

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline