Lihat ke Halaman Asli

Puisi | Pungguk Merindukan Tanah

Diperbarui: 25 Agustus 2018   17:37

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Source : unsplash.com/@steve3p_0

Ditengah malam pekat aku bercerita kepada rembulan

Mengapa sang pencipta tak kunjung mengabulkan doa-doaku

Doa sederhana

Segera pertemukan aku dengan sang kekasih

Tanah

Tanah yang berada di telapak kakiku

Tanah yang tak dapat kugandeng tangannya

Tak dapat aku bercakap dengannya

Aku dan tanah bak siang dan malam

Tak mungkin bertatapan

Tapi kami saling merindukan

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline