Lihat ke Halaman Asli

dewi laily purnamasari

bismillah ... love the al qur'an, travelling around the world, and photography

Parenting Tak Selamanya Ideal

Diperbarui: 21 September 2022   10:20

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Mas berenang bersama Bapa. Dokumen pribadi

Sebagai ibu yang dikaruniai tiga orang anak tentu saja memiliki pengalaman parenting yang beragam. Up and down, kadang sesuai dan ideal. Namun sering juga mengalami kondisi tak ideal dan tak sesuai harapan. Ternyata setiap anak juga unik dan aku sebagai orangtua juga sadar harus terus menerus belajar tanpa akhir.

Aku teringat saat Kaka, Mas, dan Teteh masih kecil. Banyak peristiwa yang kini menjadi kenangan indah dan bahan obrolan seru. Mereka sekarang sudah menginjak usia 26, 22, dan 14 tahun. Masyaallah ... Betapa cepatnya waktu berlalu.

Obrolan Seru Bersama Anak

Aku ngobrol santai dengan mereka saat liburan kuliah dan pesantren. Cemilan dan minuman tersedia di meja ruang keluarga. Sambil selonjoran di lantai yang sejuk kami bertukar cerita.

"Jadi inget Kaka pernah kasih bedak keyboard komputer dan dikasih minyak telon pas baru punya adik, katanya biar wangi kayak Dimas ha3 ..." Kaka tertawa geli mengingat kejadian lucu itu, "Iya ... ya ... Kenapa juga aku bisa gitu?" Aku gak bisa marah ... Cuma gemes aja sama cara Kaka berpikir kreatif gitu. Akhirnya suami dibantu Kaka (sebagai cara agar dia bertanggung jawab) dengan susah payah berhasil membersihkan keyboard itu.

Kejadian lain yang bikin aku tersenyum kecut adalah saat Mas menolong Kaka yang terjatuh dari sepeda sampai lututnya berdarah. Mereka bermain sepeda di lantai halaman yang basah sehabis hujan, padahal sudah dilarang. 

Mas membersihkan darah menggunakan tissue dan kapas. Lalu meneteskan betadine yang diambil dari kotak P3K. Padahal Mas saat itu baru berumur tiga tahun. Sepertinya mereka kompak ya merasa bersalah ha3 .... 

Oya ... Aku merasa terharu sekaligus bangga karena Kaka dan Mas tak lupa meminta maaf. Hi3 ... Lucu banget mereka peluk-peluk aku tapi tanpa bicara. Oke ... Tentu ibu memaafkan jagoan kesayangan.

Kaka berpetualang di alam bersama Bapa. Dokumen pribadi

Nah ... Ini peristiwa yang kocak tapi bikin deg-degan. "Mas inget gak pernah tuh gulat-gulat jagoan di bangku tengah mobil," tanyaku kepada Mas. "Iya aku inget banget ... Ibu bilang kalau aku dan Kaka terus berisik mau dipindahin ke truk di sebelah. "He3 ... Tapi gak percaya ... Mana mungkin?" sambung Kaka. "Kita kan bosen Bu ... Macet gitu jalannya," lanjut Mas. 

Saat itu kami sedang perjalanan dari Jakarta menuju Cirebon di jalur Pantura. Aku sendiran nyupir karena suami sedang dinas keluar kota. Saking serunya main jungkir balik sampai brosot juga di lantai mobil, bibir Kaka berdarah kena jidat Mas.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline