Lihat ke Halaman Asli

Dewi Puspasari

TERVERIFIKASI

Penulis dan Konsultan TI

"Hereditary", Menebar Kengerian Tanpa Banyak Penampakan

Diperbarui: 28 Juni 2018   15:16

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Keluarga Graham mengalami cobaan demi cobaan (sumber: iMDB)

"She isn't gone." (Joan, Hereditary)

Annie Graham (Toni Collette) baru saja kehilangan ibunya, Ellen. Ia meninggal setelah sakit berkepanjangan. Setelahnya ia mengalami peristiwa yang makin meremukkan hatinya. Ia mencoba mencari penyelesaian, yang didapat malah runtutan cobaan.

Film berjudul Hereditary ini ramai menjadi bahan pembicaraan di berbagai komunitas film. Film horor ini termasuk yang ditunggu-tunggu. Skornya di Rotten Tomatoes dan Metacritic di atas angka delapanpuluh. Bikin penasaran. Apalagi Joko Anwar, sutradara Pengabdi Setan memuji-muji film ini sebagai horor yang creepy

Aku pun menontonnya semalam. Rupanya banyak juga penonton yang antusias. Studio bioskop di bilangan Taman Mini pun terisi separuhnya. 

Poster Hereditary yang bercerita tentang keluarga Graham (sumber: iMDB)

Film horor ini berpusat pada keluarga Graham. Kejadian demi kejadian yang menegakkan bulu roma terjadi setelah kepulangan sang nenek. 

Menurut Annie, putrinya, ia adalah perempuan yang penyendiri dan sulit. Ia memiliki lingkaran pertemanan sendiri. Ia mengaku hubungan ia dan ibunya sulit.

Annie nampak tidak terlalu sedih. Berlainan dengan Charlie (Milly Saphiro), putri bungsunya yang dekat dengan neneknya. Sedangkan putra sulungnya, Peter (Alex Wolff) nampak cuek, ia bersama teman-temannya suka sembunyi-sembunyi menghisap ganja.

Charlie makin bertingkah aneh (sumber: iMDB)

Kejadian misterius mulai terjadi kemudian. Steve (Gabriel Byrne), suaminya, menerima panggilan bahwa makam mertuanya dirusak. Ia menyembunyikan informasi itu pada istrinya. Annie sendiri merasa mengalami halusinasi, arwah ibunya masih berkeliaran di rumahnya. 

Charlie kemudian mulai bertingkah aneh. Annie yang tertekan kemudian bergabung di komunitas duka, hingga suatu kejadian membuatnya sangat terpukul. Lantas ia bertemu seorang wanita paruh baya bernama Joan (Ann Dowd) yang mencoba menghiburnya. Misteri apa sebenarnya yang menyelingkupi keluarga Graham?

Seremnya Begitu Greget

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline