Lihat ke Halaman Asli

Cucum Suminar

TERVERIFIKASI

Kompasianer

Kita, Gelombang Panas dan Net Zero Emissions

Diperbarui: 24 Oktober 2021   13:02

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Menuju net zero emission. | Foto diambil dari tropis.co

India: Hidup di suhu 50C

Beberapa hari lalu saya melihat video yang dibagikan BBC News Indonesia di lini masa media sosial Facebook. Melalui video tersebut diperlihatkan bagaimana orang India menyiasati gelombang panas di tengah pandemi Covid-19.

Mereka melakukan banyak hal. Salah satunya mengecat atap rumah dengan warna putih. Warna tersebut dipercaya dapat memantulkan panas, sehingga udara panas yang menyesakan di dalam rumah diharapkan dapat sedikit berkurang. 


Perubahan iklim yang menyebabkan peningkatan suhu udara sepertinya memang sedang hangat dibicarakan. Beberapa waktu sebelumnya, saya juga membaca perdebatan warganet di twitter mengenai kota-kota dengan suhu udara panas di Indonesia.

Para netizen tersebut saling menampilkan tangkapan layar suhu udara di kota masing-masing. Meski panasnya tidak seekstrem India, tapi lumayan lho. Ada yang menampilkan tangkapan layar dengan suhu udara 40 hingga 43 derajat celcius. Entah betul kenyataannya seperti itu, entah tangkapan layar tersebut sudah diedit.

Namun, saya pribadi yang saat ini tinggal di Batam, Kepulauan Riau, memang merasakan sendiri, beberapa waktu terakhir ini cuaca terasa lebih panas. Menyengat. Saking panasnya, terkadang membuat kepala terasa berdenyut pusing bila terlalu lama berada di luar ruangan dan terpapar matahari langsung.

Suhu Bumi Naik?

Berdasarkan keterangan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, yang dilansir liputan6.com, beberapa kota besar di Indonesia memang mengalami kenaikan suhu dalam beberapa waktu terakhir.

Apakah bumi semakin panas? | Gambar SHUTTERSTOCK/ParabolStudio diambil dari kompas.com

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline