Lihat ke Halaman Asli

Perkembangan Industri Perfilman Indonesia Kian Membaik

Diperbarui: 8 Maret 2023   22:12

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sneak Peek syuting 'MENCURI RADEN SALEH' / Credit Foto: Jozz Felix & Yusuf Yudo

 Industri perfilman Indonesia saat ini kian membaik dari tahun ke tahun, dilihat dari antusiasme nya jumlah penonton yang semakin meningkat. Respons yang sangat baik dari masyarakat ini membuat berbagai judul film mulai diproduksi dan tayang, baik di bioskop maupun platform-platform digital.

Sebelumnya, industri perfilman Indonesia sempat mengalami kondisi naik-turun, bahkan sempat mengalami titik terendah pada dekade 1990-an. Untungnya memasuki tahun 2000, geliat perfilman Indonesia mulai menanjak pelan-pelan. Film Petualangan Sherina, Jelangkung, dan Ada Apa Dengan Cinta? menjadi tiga film yang membuat munculnya harapan dari film-film Indonesia untuk tahun-tahun mendatang. Dan segalanya mulai membaik sejak saat itu.

Dari film drama percintaan, film horror, hingga film action yang digarap dengan serius semakin menjadikan perfilman Indonesia kuat di para para penonton lokal. Bahkan film-film tersebut bisa bersaing di pentas internasional demi membuktikan kalau sineas Indonesia bisa membuat film berkualitas.

Apabila kualitas dan rekor positif ini terus dipertahankan, maka akan membawa sebuah pertanda baik bagi industri perfilman Indonesia untuk kedepannya. Nantinya akan terus banyak film-film baru yang diproduksi seiring dengan tingginya antusiasme masyarakat, banyak sineas muda yang mulai bermunculan dan para penonton bisa merasa puas dengan karya film yang mereka tonton.

Lalu, Bagaimana perkembangan industri perfilman Indonesia saat ini? Apakah benar-benar sudah lebih baik?

Jumlah penonton film Indonesia meningkat sejak 2019

Menurut data tersebut, maka dapat dikatakan bahwa jumlah penonton film Indonesia telah meningkat sebesar 5% apabila dibandingkan dengan jumlah penonton di tahun 2019.

Industri perfilman Indonesia juga bisa dikatakan bangkit lebih cepat setelah harus beradaptasi dan terdampak oleh adanya pandemi. Disamping itu, pendistribusian film yang ditayangkan melalui berbagai platform digital merupakan salah satu faktor yang mendorong industri film semakin jaya.

Survei dari Populix pada 2022 menyebutkan, bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia memiliki aplikasi mobile untuk mendukung kegiatan sehari-hari mereka, termasuk untuk mencari hiburan.

Perkembangan teknologi yang tumbuh pesat juga mendorong film-film karya anak bangsa dapat ditonton dengan mudah. Adanya platform streaming ini menjadi sebuah peluang tambahan bagi industri perfilman Indonesia karena dapat menjangkau pasar yang lebih luas bahkan bisa masuk ke pasar global.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline