Lihat ke Halaman Asli

Alasan VLC Memakai "Traffic Cone" sebagai Logo

Diperbarui: 25 Desember 2018   23:51

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi: Breedie.com

VLC player ini semacam aplikasi K-Lite Codec Pack yang wajib ada di Windows untuk memutar musik dan video dalam berbagai macam format data; AVI, MKV, MP4, FLV, MPEG, MOV, MP3, OGG, 3GP dan DVD dan file-file lainnya yang entah apa-apa lagi. VLC for macOS lebih spesial ketimbang VLC for Windows. Mau tahu kenapa? Baca saja ulasan ini dari awal sampai akhir.

Asal mula VLC dibuat oleh mahasiswa cole Centrale Paris, Perancis pada 1998 untuk proyek VideoLAN Server---pemutar video berbasis client-server. Seiring berjalan waktu, pengembangan nama proyek diubah menjadi VLC Media Player karena tidak ada lagi infrastuktur client-server.

Saya suka VLC Media Player ini karena sependapat dengan sang developer VLC yaitu VideoLAN. VLC itu simple, fast and powerful media player. Satu lagi, VLC itu benar-benar freedom, tidak ada iklan, tidak ada spyware dan tidak tidak ada tracking penggunanya.

Untuk fitur lainnya, selengkapnya bisa Breeders baca di website resmi VLC (www.videolan.org). Di situs itu disebutkan VLC kini punya versi Android.

Sebagai organisasi nirlaba, VideoLAN tak hanya membuat VLC, ada juga beberapa proyek lain seperti movie creator, DVblast, multicat, dll.

Untuk mengembangkan proyek-proyeknya itu, mereka mengandalkan donasi. Seperti para pengembang aplikasi umumnya, permintaan donasi ini lazim dilakukan. Bahkan di luar negeri, media sekelas The Guardian saja melakukan itu. Emang media-media kita yang masih malu melakukannya karena yakin "dibiayai" negara terus lewat pariwara? Eh.

Why VLC logo is traffic cone?

Oya, sebelum membahas kenapa VLC ini menjadi aplikasi favorit, saya penasaran sekali dengan logonya yang menggunakan traffic cone alias kerucut lalu lintas? Apa hubungannya?

Didorong oleh rasa penasaran yang mampu "membunuh" serigala, saya pun melanglang lebih jauh hingga ke Eropa untuk menelusuri sejarah logo VLC yang menggunakan properti lalu lintas tersebut dan apa hubungannya dengan musik. Ternyata, tidak ada penjelasan resmi dari pengembang VLC soal pilihan logonya.

Menariknya salah satu pengguna VLC dari Amerika membuka sebuah thread "Why VLC logo is traffic cone?" di forum diskusi resmi VLC. Kayaknya, ia sama penasaran juga dengan saya. Dari pertanyaan yang dia kirim ke forum itu sejak 2011 hingga 2015, tidak ada juga jawaban yang jelas kenapa logo VLC memakai traffic cone.

Dari beberapa sumber lain, ada yang mengatakan bahwa salah seorang mahasiswa pengembang VLC tergila-gila pada kerucut lalu lintas. Dia juga banyak mengoleksi alat pengaturan lalu lintas penghindar kecelakaan atau peralihan jalur saat perbaikan jalan itu. Benar atau tidak, unik bila ada orang yang gila pada benda runcing oranye itu.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline