Lihat ke Halaman Asli

Ruang Berbagi

TERVERIFIKASI

🌱

Melihat 3 "Kesamaan" Pesawat Ethiopian yang Jatuh dengan JT610

Diperbarui: 11 Maret 2019   09:38

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

bbc.com-jonathan druiton

Turut berdoa dan berduka cita atas berpulangnya 149 penumpang dan 8 kru pesawat Ethiopian Airlines yang jatuh hari ini (10/3/2019) di Ethiopia. Pesawat itu berjenis Boeing 737 Max-8. 

Jatuh 6 menit setelah lepas landas

Pesawat yang dalam perjalanan dari ibukota Ethiopia ke Kenya itu jatuh hanya 6 menit setelah lepas landas. Pilot dilaporkan sempat meminta izin pada menara pengawas untuk kembali ke landasan.

Pesawat itu jatuh dan menimbulkan ledakan saat terhempas ke tanah. Seluruh penumpang dan kru meninggal dunia. Dikabarkan kompas.com, ada seorang WNI yang ikut jadi korban.

Google-BBC.com

Tipe pesawat yang sama dengan Lion JT610

Sebuah fakta menarik mencuat. Pesawat yang jatuh di Ethiopia hari ini bertipe sama dengan Lion JT610 yang jatuh di Laut Jawa, akhir Oktober 2018 lalu. JT610 jatuh ke perairan Karawang setelah 13 menit lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Rute terakhir yang ditempuh pesawat Lion Air JT 610 (Google/FlightRadar)

Dilaporkan bahwa pilot sempat melaporkan gangguan dan meminta izin untuk kembali ke bandara asal. Naas, sebelum mendarat kembali di Soekarno-Hatta, JT610 jatuh di perairan Karawang. 189 penumpang meninggal dunia.

Tiga Kesamaan yang membuat penasaran

  1. Tipe pesawat yang jatuh sama-sama Boeing 737 Max-8. Pesawat tipe ini termasuk produksi baru. Ia diluncurkan tahun 2016 lalu.
  2. Kedua pesawat jatuh tak lama setelah lepas landas. JT610 setelah 13 menit. Ethiopian setelah 6 menit.
  3. Pilot kedua pesawat sempat meminta pulang ke landasan awal.

Sabar menanti investigasi resmi

Memang, terlalu dini menyimpulkan bahwa tipe pesawat ini rentan gangguan teknis. Terlalu gegabah mengatakan, jangan terbang dengan pesawat jenis ini.

Kita harus menanti upaya keras pihak berwajib untuk menganalisis sebab kecelakaan. Bisa saja, semua serba kebetulan. Namanya benda buatan manusia, tiada yang sempurna.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline