Lihat ke Halaman Asli

Blessy Theresia Angelina

teres seseorang yang dulu bebal

Insecure Media Sosial? Pengamalan Pancasila Dong!

Diperbarui: 25 Februari 2021   08:02

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Internet merupakan produk ilmu pengetahuan yang berkembang pesat. Setiap orang mengakses media sosial melalui internet. Media sosial berkembang pesat, berbagai macam media sosial antara lain Instagram, Twitter, Youtube, Facebook, dsbg.

Di jaman sekarang ini pasti tidak ada yang tidak memiliki media sosial baik ibu-ibu, bapak-bapak, anak-anak, dan apalagi kita sebagai seorang remaja. Dimana seorang remaja merupakan usia yang sedang pencarian jati diri dan media sosial merupakan alat perantara mereka. Para remaja sering mengunggah segala hal tentang kehidupannya di media sosial sehingga media sosial di jadikan pamer.  

Di media sosial kita bebas mengekspresikan diri atau berpendapat, namun ada oknum-oknum tidak bertanggungjawab yang menyalahgunakkan hal tersebut dan menyebarkan komentar-komentar negatif. Misal ada yang berkomentar gendut, jelek banget, udah dekil hitam hidup lagi, mati aja lo, dsbg.

Hal-hal di atas membuat sebagian besar pengguna media sosial mengalami ketidak percayaan diri atau sering kita kenal dengan kata insecure. Mereka biasanya insecure dan membanding-bandingkan diri sendiri dengan teman di media sosial. Sehingga mereka tidak menganggap diri sendiri cantik, malu dengan keadaan ekonomi keluarga yang tidak seperti teman-teman, dan sebagainya. Insecure media sosial ini dapat kita kurangi dengan mengamalkan pancasila dari sila ke satu saampai ke lima dalam kehidupan kita, antara lain :

1. Ketuhanan Yang Maha Esa

Percaya bahwa Tuhan menciptakan kita sama dan di mata Tuhan kita semua sama tidak ada yang lebih cantik atau pun yang lebih kaya. Tuhan menyayangi kita semua dengan tidak melihat siapa kamu. Kita juga bisa lebih lagi memperbanyak ibadah mempercantik hati kita masing-masing, karena cantik bukan tentang fisik saja Tuhan lebih melihat kecantikan di dalam hati kita.

2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

Kita tidak boleh memilih-milih teman dalam bergaul. Sehingga tidak ada istilah kelompok si kaya si miskin, si cantik si buruk rupa. Seperti hanya mengunggah foto dengan teman-teman yang saja. Sebagai manusia beradab kita harus saling merangkul satu sama lain sehingga tidak ada lagi yang merasa terkucilkan dan insecure.

3. Persatuan Indonesia

Sebagai manusia kita harus mempunyai kodrat untuk tidak membeda-bedakan satu sama lain berdasarkan ras, agama, suku, dan warna kulit. Dimana Indonesia mempunyai keanekaragaman yang berbeda-beda. Kita harus menghargai keragaman itu dan mencintai diri kita sendiri tanpa membandingkannya dengan orang lain. Jadi kita tidak perlu insecure dengan postingan orang lain.

4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan dan Perwakilan

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline