Lihat ke Halaman Asli

Resa Amelia Utami

Anak SastRantau | Tidak menyukai ikan dan kucing padahal satu diantaranya menyukai yang lain | IG : @ru.amelia

Sekolah Daring Bikin Boring? KOJIMA Solusinya

Diperbarui: 4 Mei 2021   23:55

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber: 123rf.com

Sejak awal 2020 lalu hingga menjelang pertengahan 2021 kini, bumi belum benar-benar pulih dari pandemi. Bahkan di beberapa wilayah baru meledak bom waktunya. Meski tidak seketat dulu, prokes masih tetap diberlakukan dan sebagian besar penyelenggaraan pendidikan hingga pertemuan-pertemuan dilakukan via daring. Bangun pagi, bersiap, buka laptop dan duduk manis di depan layar lama-lama bikin boring juga. Tapi, bagaimana pun sekolah daring tak kalah penting. Untung ada KOJIMA yang bisa jadi penangkal boring.

Rasa bosan selama melakukan rutinitas sekolah atau ngampus daring bisa jadi terjadi karena beberapa hal berikut ini.

  1. Tidak bertemu teman

Sebagai makhluk sosial, tidak dipungkiri bahwa teman sekelas adalah salah satu motivasi terbesar untuk pergi ke sekolah. Dari hanya sekadar sapa, mengobrol,  jajan di kantin bareng, hingga seru-seruan selama kegiatan belajar mengajar. Saat sekolah daring kita memang masih bisa bertemu teman, hanya saja secara virtual. Dan tentu sensasinya berbeda dengan ketemu langsung. Hal ini yang bisa bikin sekolah daring membosankan.

  1. Mudah ngantuk

Pada saat kelas berlangsung, terkadang ada beberapa guru atau dosen yang tidak terlalu peduli dengan siswa atau mahasiswa yang off kamera. Hal ini membuat guru tidak bisa optimal dalam mengawasi murid-muridnya. Akankah mengikuti kelas dengan fokus atau sambil rebahan sampai ketiduran dan tidak nyaut-nyaut saat dipanggil? Hehe pengalaman banget sih ini. Coba saja jika kelasnya luring, sekalipun ada momen kantuk, dengan sigap pengajar pasti membangunkan.

  1. Kurang gerak

Cukup ada tiga cara agar sukses masuk kelas daring. Buka laptop, monitor paket internet, dan duduk manis di depan layar. Tidak ada ritual jalan kaki keluar gerbang, cari kendaraan umum, naik tangga ke kelas, beres-beres kelas pagi, ataupun pergerakan lainnya. Simpel sih, tapi hal itu justru memicu kemageran yang hakiki. Pasalnya tak ada motivasi untuk masuk kelas. Terlebih jika tipe pengajar di kelas hari itu sangat toleransi pada murid yang mematikan kamera. Wassalam deh...

Mau tidak mau sekolah daring tetap harus tertunai untuk dapat menekan penyebaran wabah covid-19 hingga tuntas. Beruntung banget KOJIMA hadir untuk mengatasi boringnya sekolah daring! 

jajan-nae.com

Madu lengkap KOJIMA adalah madu dengan tiga kebaikan yaitu Korma, Jintan Hitam (Habbatus sauda'), dan Madu. Selain dapat menjadi jimat (penjaga imun di setiap saat) untuk Ramadan booster sebagaimana yang sudah saya bahas di sini, KOJIMA juga cocok untuk #NewHealthyLifeStyle bagi para siswa dan mahasiswa agar tidak boring meski sekolah daring, tetap prestatif dan juga sehat.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline