Lihat ke Halaman Asli

Arai Amelya

heyarai.com

Bebek Kremes dan Persahabatan Tanpa Lilin

Diperbarui: 20 April 2023   23:19

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

foto: Hannah Busing/UNSPLASH

Sebagai anak milenial, aku sebetulnya sudah mengalami hari-hari Ramadan mendatangi banyak jadwal bukber (buka bersama). Mulai d dari teman saat SD, SMP, SMA hingga rekan kerja maupun komunitas.

Namun seperti kata banyak orang bijak, pertemanan kita akan semakin mengecil seiring dengan bertambahnya usia. Akan ada banyak orang datang dan pergi, entah membuat bahagia atau memberi luka.

Nah, bicara soal persahabatan, aku mungkin cukup beruntung memiliki kelima rekan rangerku. Ya, kami berenam memang menjuluki diri masing-masing dengan warna favorit. Ranger hijau misalnya yang adalah diriku.

Berjumpa untuk kali pertama di kelas X SMA, tak terhitung sudah berapa kali kami menghabiskan waktu bersama termasuk urusan bukber. Hal ini pula yang terjadi di tahun 2023 ini. Karena aku baru saja melakukan operasi kaki pada bulan Februari silam, kami memutuskan untuk bukber di rumah salah satu dari kami yakni si ranger hitam.

Biasanya dalam kegiatan bukber beberapa tahun terakhir yang harus berlangsung dalam keterbatasan sosial, kami memilih ke rumah ranger putih dan melakukan konsep bukber ala ayce.

Kini di Ramadan 2023, beberapa dari kami yang bosan harus rebus-rebus dan membakar lauk daging terlebih dulu, menyarankan memesan makanan jadi. Kebetulan Ibuku yang memang sering menerima orderan masak kecil-kecilan, bersedia mempersiapkan lauk bukber kami, lengkap dengan tambahan porsi untuk pasangan dan anak dari beberapa rekanku.

Makan Kembul yang Rasanya Mantul

tampilan bukber kami yang ala kembul foto: Jihan Mawaddah

Ada satu hal yang tidak berubah dari kelima sahabatku sejak aku mengenal mereka belasan tahun lalu. Yap, kami tak harus melulu makan di tempat mewah dengan menu berbahasa Inggris.

Karena itu pada saat bukber, kamipun tak ribet memilih makanan. Bebek goreng menjadi menu bukber dan kami menyantap makanan itu bersama-sama, di atas selembar daun pisang lebar. Sebuah kegiatan yang mengingatkanku pada tradisi kembul bujana di Kulon Progo, Yogyakarta.

Dalam kembul bujana, daun pisang yang dipakai memang sudah dibersihkan terlebih dulu lalu ditata memanjang sesuai jumlah tamu. Barulah kemudian nasi dan aneka lauk pauk ditata di atasnya, siap untuk disantap bersama-sama. Kamipun melakukan hal serupa saat bukber.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline