Lihat ke Halaman Asli

Anis Contess

TERVERIFIKASI

Penulis, guru

Halo PMI, Inilah di Antara Keluhan Pendonor Darah Sukarela Indonesia

Diperbarui: 14 Juni 2021   06:19

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Peserta donor darah rela menyumbangkan darah,  Balai kota Malang Sabtu 12/6/2021 (doc.pri)

Apa yang paling menyebalkan bagi sukarelawan pendonor darah ketika akan menyumbangkan darahnya dalam sebuah event?

"Antrian?"
"Bukan!"

"Pelayanan miskin senyuman? "
"Enggak."
"Ditolak karena tidak memenuhi syarat?"
"Tidak juga."

"Lalu apa dong?"

"Dilarang mendonorkan darah karena waktu buka telah habis."

Itu mayoritas jawaban yang diberikan peserta donor darah pada saya ketika bertanya pada pendonor darah sukarela di beberapa event donor darah.

Pendonor darah sukarela antri tertib (doc.pri)

Padahal, sudah jauh-jauh datang. Padahal, sudah menyempatkan. Padahal, di lokasi petugas juga masih mengambili darah sukarelawan. Begitu kata pendonor menyampaikan alasan kekesalan.

Tak ada toleransi,  ditolak mentah-mentah. Gigit jari ngedumel, berlalu tanpa ba bi bu,  hingga terdengar gerutu.

"Gak ate donor-donoran darah maneh. Wong kari kari njupuk ae kok cek angele. Karuan  ganok wonge."

(Tak akan mendonorkan darah lagi.  Hanya tinggal ambil darah saja sulit amat. Iya kalau tak ada petugas).

Pengurus PDDI (doc.pri)

Tentang hal ini, seorang pengurus berbaju merah dari komunitas  PDDI, Perhimpunan Donor Darah Indonesia yang enggan disebut nama mengatakan,  dia pernah meminta pada petugas berbaju putih PMI, Palang Merah Indonesia pengambil darah untuk memperpanjang waktu. Mengambil darah mereka yang telah antri tapi ditolak karena waktu buka telah habis.

Dengan alasan,"Apa anda mau bayar masa over time? "

Duh, duh ini to persoalannya.  Uang, ternyata petugas itu enggan mengambil darah lagi karena jatah jam kerja hanya sesuai jadwal.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline