Lihat ke Halaman Asli

Meirri Alfianto

TERVERIFIKASI

Seorang Ayah yang memaknai hidup adalah kesempatan untuk berbagi

7 Tips Menjadi Karyawan Baru

Diperbarui: 15 September 2020   08:18

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi karyawan baru. Gambar: gadjian.com

Diterima kerja merupakan sesuatu yang menyenangkan. Apalagi setelah melalui penantian panjang dan proses seleksi yang menantang. Lalu kamu mulai masuk ke tempat kerja yang baru dan memulai sebuah petualangan. Ingat, semua kehebatan dan gelar akademikmu sejenak akan menghilang. 

Rekan-rekan di tempat baru tidak akan mengetahui kamu siapa dan apa kehebatanmu sampai kamu memperkenalkan diri kepada mereka. Kamu akan dicap sebagai ORANG BARU. Bila lingkungan kerjamu sedikit agak 'buas', kamu akan disebut anak kemarin sore. Percaya saja deh. Saya sudah berpengalaman beberapa kali pindah kerja. Maka jangan sekali-kali congkak dengan semua ijazah dan sertifikat keahlian yang kamu miliki karena kamu harus memulai lagi dari nol. Ada beberapa tipe karyawan baru, yakni:

a. Fresh graduate

Karyawan ini adalah orang yang baru lulus dan baru pertama kali bekerja. Mereka masih minim pengalaman kerja. Di perusahaan-perusahaan besar, biasanya mereka direkrut sebagai MT (Management Trainee).

b. Karyawan pengalaman tidak sesuai bidang.

Ini merupakan golongan karyawan yang pernah bekerja sebelumnya. Tetapi pengalaman kerjanya sama sekali berbeda dengan bidang pekerjaan yang baru. Contoh saat ini diterima bekerja sebagai akuntan. Padahal sebelumnya bekerja di posisi sales.

c. Karyawan pengalaman sesuai bidang.

Ini merupakan golongan karyawan yang direkrut untuk mengisi posisi dalam bidang yang sama seperti pengalaman kerja sebelumnya. Pengalaman kerja tersebut sesuai dengan bidang keahlian yang dibutuhkan untuk mengisi jabatan barunya. Contohnya, seorang jurnalis yang pindah ke tempat kerja baru dengan posisi yang sama sebagai jurnalis.

d. Tenaga ahli.

Pekerja ini memang sengaja direkrut sebagai tenaga ahli. Banyak diantaranya adalah ekspatriat. Mereka dipekerjakan untuk menangani bidang-bidang tertentu yang dianggap sangat esensial.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline