Lihat ke Halaman Asli

Adica Wirawan

TERVERIFIKASI

"Sleeping Shareholder"

Daniel James, Pemain Baru MU yang "Salah Harga"

Diperbarui: 16 Juni 2019   11:38

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Daniel James (sumber: https://i1.wp.com/metro.co.uk/wp-content/uploads/2019/06/GettyImages-1140612231.jpg?quality=90&strip=all&zoom=1&resize=644%2C428&ssl=1)

Pada bursa transfer musim panas ini, Manchester United (MU) bersiap menyambut seorang pemain baru. Klub berjuluk "Setan Merah" tersebut resmi mendatangkan winger bertalenta bernama Daniel James dari Swansea City.

Pembelian James memang menyita perhatian. Pasalnya, sejumlah pengamat sebelumnya memperkirakan bahwa manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer, akan memboyong seorang bintang berharga mahal untuk memperkuat klub.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Alih-alih merekrut seorang superstar, pelatih berpaspor Norwegia itu justru membeli seorang pemain muda, yang namanya belum begitu mendunia. Dan, yang lebih heran lagi, pemain tadi dibeli dengan harga yang relatif murah, yakni 15 juta Poundsterling!

Bagi klub kaya raya sekelas MU, pembelian pemain dengan harga miring tersebut jelas di luar "tradisi". Jika merunut sejarahnya, dalam banyak kasus, MU tidak segan mengeluarkan banyak uang untuk memborong pemain yang diincarnya ke Old Trafford.

Buktinya, manajemen MU bersedia menggelontorkan puluhan atau bahkan ratusan juta Poundsterling untuk menghadirkan pemain kelas dunia seperti Paul Pogba, Fellaini, dan Herrera.

Makanya, begitu MU hanya menghabiskan sedikit sekali uang untuk membeli pemain, sejumlah pihak pun bertanya-tanya. Apakah MU sedang "berjudi" dengan merekrut pemain yang belum terbukti kualitasnya, seperti James?

Biarpun disoroti sana-sini, Solskjaer sepertinya punya pandangan tersendiri tentang pemain yang baru direkrutnya tersebut. Ia membeli James karena pemain yang masih berusia 21 tahun itu memenuhi kriteria yang diinginkannya.

"Daniel adalah winger muda yang mengesankan dengan banyak kemampuan, visi permainan, kecepatan luar biasa dan etos kerja yang bagus. Dia punya musim yang hebat dengan Swansea dan punya segala atribut yang dibutuhkan untuk menjadi pemain Manchester United," jelas Solskjaer, seperti dikutip dari detik.com

Solskjaer justru merasa beruntung bisa membeli James dengan harga murah. Sebab, apabila ia mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya, kelak nilainya tentu akan "berbicara" lebih dari yang dibayarkan MU sekarang.

Saham "Salah Harga"

Strategi pembeli yang diterapkan oleh Solskjaer sejatinya mirip dengan strategi investasi saham yang biasa diterapkan oleh investor Lo Kheng Hong (LKH). Jika Solskjaer senang membeli pemain berkualitas dengan harga murah, LKH doyan memborong saham bagus yang dinilai "salah harga".

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline