Lihat ke Halaman Asli

Ade Febriani

Mentri keuangan, ahli gizi, head of cleaning, mentri pendidikan di rumah sendiri

Aturan Main Bekerja

Diperbarui: 3 Agustus 2016   11:44

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

“Kalau hidup sekedar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau bekerja sekedar bekerja, kera juga bekerja” Buya Hamka.

Begitulah bunyi pepatah dari Buya Hamka.

Ini bukan sekedar pepatah, namun pepatah ini punya seribu makna dan dengan tujuan agar manusia sebagai khalifah di muka bumi tidak hanya bersantai ria. Tapi, bekerjalah dengan sepenuh hati tanpa memikirkan ego diri.

Begitu banyak orang yang bekerja, namun banyak juga yang tidak mengambil manfaat atau ilmu yang dipelajarinya. Jadi, bekerja hanya untuk mencari uang dan tidak memanfaatkan ilmu yang dipelajari untuk investasi masa depan.

Berikut kisah singkatnya…

Seorang pemuda, baru lulus kuliah yang belum punya pengalaman bekerja langsung diterima di perusahaan A. Suatu ketika, teman yang satu ruangan dengan pemuda tersebut (sebut saja si ijah) menegurnya bahwa menyolokkan kabel usb dari handphone ke computer itu tidak boleh karena khawatir tersebar virus baik dari computer ke handphone atau sebaliknya. Si pemuda tersebut dengan santai menjawab “oh, memang tidak boleh ya? Tidak ada peraturannya kok?”. Si ijah selanjutnya diam karena merasa bahwa si pemuda sudah masuk kerja lebih dulu darinya, walaupun si ijah ini sudah punya pengalaman kerja di perusahaan lain.

Si ijah pun sering melihat si pemuda ini mendownload komik lalu disimpan ke handphone-nya. Tidak munafik memang, si ijah juga membuka situs belanja online.

Dan sebulan setelahnya… Si pemuda dan si ijah ditegur oleh atasan mereka.

Atasannya berkata ke ijah bahwa ijah ketahuan sering buka situs belanja online.

Atasannya juga berkata ke si pemuda bahwa aktivitasnya yang membuka situs internet dan mendownload sudah jelas terlihat dan cukup banyak yang di download. Jika hal ini diketahui oleh manager IT, akan fatal akibatnya. Dan akibat dari ini, aktivitas mencolok ke computer sudah tidak diperbolehkan dan tidak diberi akses (jadi walaupun dicolok, tidak terbaca oleh computer).

Si ijah dan si pemuda pun setelahnya tidak bisa membuka internet karena tidak dibuka akses. Suatu ketika bisa dibuka kembali situs internet oleh si ijah dan pemuda tersebut karena terkait pekerjaan.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline