Lihat ke Halaman Asli

Tutorial Berternak Merpati Kolong

Diperbarui: 3 Oktober 2022   11:05

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Hobi. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Rawpixel

Siapa yang tidak tahu dengan burung merpati. Burung merpati atau Burung dara merupakan salah satu jenis burung yang banyak diminati oleh semua kalangan. Biasanya burung merpati diternakkan untuk anakan, potong, atau pun hanya untuk perlombaan saja. Dengan begitu, tak heran jika banyak sekali yang menginginkan memelihara atau menernakkan merpati.

Selain itu, menernakkan merpati bukanlah hal yang sulit. Sehingga Anda bisa melakukan cara-cara agak mudah untuk bisa menernaknya dengan baik dan menghasilkan anakan yang bagus. Nah, untuk itulah disini kami akan menjelaskan lebih lanjut mengenai cara ternak burung merpati untuk pemula, selengkapnya memperhatikan pembahasan ringkas di bawah ini!

Antara lain adalah :

A.Cross bread 

Cross bread adalah perkawinan antara merpati yang tidak memiliki garis keturunan atau hubungan darah/hubungan darah nya sangat jauh.cara mengawin kan nya yang terutama adalah memilih babon nya atau indukan terlebih dulu.

Sebelum mulai ternak, kita harus berkhayal dulu. Berkhayal tentang seperti apa typical karakter pembalap terbaik yang kita idam2kan. Bukan sekedar ikut2an hanya melihat burung2 juara yang ada. Burung juara belum tentu sempurna. Maka khayalan kita harus jauh lebih bagus dari sekedar burung juara. Agak idealis kelihatannya, tapi inilah cita cita yang harus dicapai, bagaimanapun sulitnya.

Untuk cross breed I, carilah salah satu pasangan indukan sesuai dgn kriteria khayalan kita tersebut. Memakai burung juara lebih dianjurkan. Tapi jangan asal ambil!!!. Burung juara banyak ragam jenis kerjanya. Misalkan ingin punya burung dgn laju cepat, maka carilah burung juara yg tipikal kerjanya la cepat. Kemudian cari juga pasangan betinanya yg keturunan burung laju cepat.

Hasil dari cross breed 1 ini diharapkan muncul burung burung dgn karakter tembak keras secara merata pada anakannya.

Cross breed satu ini saya anggap tahap yg paling penting untuk pondasi tahapan perkawinan berikutnya. Hasil anakan 75% harus rata karakternya. Ini untuk menghindari kegagalan besar pada tahapan breeding selanjutnya (inbreed), dan menghindari set kembali  yang bisa membuang waktu percuma.

B.Inbreed :

Tujuan inbreed adalah mencetak  pengwinan (parental stock) yg menyatukan sifat sifat baik yg dimiliki agar lebih kuat daya turun ke anaknya (menonjol).

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline