Mohon tunggu...
Edukasi Pilihan

Tips dan Trik Tes Wawancara dan LGD LPDP

7 Agustus 2018   19:41 Diperbarui: 7 Agustus 2018   19:47 0 1 0 Mohon Tunggu...
Tips dan Trik Tes Wawancara dan LGD LPDP
(tribunnews.com)

Assalamu Alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh,

CONGRATULATION!!! Buat rekan-rekan semua yang telah lolos tahapan seleksi Administrasi dan TPA berbasis computer. Nah, selanjutnya kalian harus mempersiapkan diri untuk mengikuti tahap selanjutnya, yang sebagian orang ngomong kalo tahap ini adalah tahap penentuan dan bobot nilai yang paling tinggi. Makanya saya akan mencoba memberikan gambaran tentang seleksi selanjutnya. Semoga ini bisa membantu teman teman semua.

Seleksi selanjutnya khan akan ada Leaderless Group Discussiion (LGD) dan wawancara bersama interviewer handal di bidangnya masing-masing. Saya akan mencoba memaparkan bagaimana sih menghadapi tes wawancara LPDP itu dan selanjutnya gimana menaklukkan tes LGD di LPDP

TAHAP WAWANCRA

Proses wawancara ini merupakan proses seleksi yang paling menentukan buat kalian. Seleksi ini biasanya dilaksanakan di Aula besar yang di dalamnya akan  ada beberapa teman seperjuanganmu yang juga berjuang mengikuti seleksi wawancara, jadi jangan bayangkan dong klo seleksi wawancara ini di laksanakan dalam bilik-bilik kelas, sehingga yang ada dalam ruangan itu hanya ada kamu dan interviewer ( itu sih pengalaman saat di Makassar kemarin ). Akan ada 6-10 meja untuk wawancara dalam Aula itu.

Wawancara dengan para Interviewer handal pilihan dari LPDP itu memang merupakan saat-saat yang paling penting kalian taklukkan disini, karena bobot nilai untuk wawancara itu sangatlah tinggi. Kalian akan berhadapan dengan tiga orang interviewer yang hampir pasti kamu tidak kenal mereka. 

Tiga orang interviewer ini biasanya adalah dua orang ahli di bidang keilmuwan kita, dan satunya lagi adalah seorang psikolog yang akan "mengkutui" cara berbicara kamu dan cara menjelaskan sesuatu yang ditanyakan oleh ahli tadi, its mean sikap dan sopan santun kalian sebagai calon awardee lpdp ini sangat diperhatikan.

Oh iya, untuk proses seleksi wawancara ini, biasanya pihak LPDP tidak mengharuskan untuk memakai pakaian dengan warna tertentu (tapi ga tau yah kalo ada peraturan baru lagi dari LPDP), So,  pakailah pakaian yang terbaik dan ternyaman versi dirimu, supaya kamu merasa santai dan releks mengdapai tes ini, namun point pentingnya adalah tetap dalam batas pakaian yang sopan yah. Memakai kemeja, celana berbahan kain (jika perlu) dan sepatu, dan jangan lupa pakai kaos kaki yah. Hehehe

Saat saat proses wawancara tidak lama lagi telah tiba,  kamu sudah ngantri tuh di depan ruangan tempat wawancara, sy yakin kamu akan merasa deg degan. Apa lagi melihat teman temanmu keluar dari ruangan dengan berbagai ekpresi, ada yang senyum lah, ada yang muka murung lah, ada yang matanya berkaca-kaca bahkan ada yang sampai nangis loh (biasanya cewek nih yang kek gini).

Nah, kamu jangan terpengaruh dengan itu, berusalah tenangkan dirimu sendiri, jika kamu seorang muslim yah mencobalah berdzikir atau membaca potongan-potongan ayat Alquran. Kebiasaan kita nih khan kalo teman habis wawancara atau OSCE misalnya, langsung tuh di tanyain tadi soalnya apa, tadi tuh ditanyain apa dsb.

Saya saranin sih untuk tes wawancara LPDP ini dan tidak lama lagi dirimu akan di wawancarai juga, bukan saatnya lagi untuk bertanya seperti itu, biarkanlah temanmu menenangkan dirinya sendiri dan kamu menenangkan dirimu juga sendiri. Persiapkanlah dirimu saebaik mungkin. Yang paling penting adalah tenangkan dirimu.

Jika nomor urutmu telah di panggil oleh petugas yang berjaga di depan pintu untuk segera masuk, maka segeralah masuk dengan perasaan santai, tidak usah panik dan takut, karena interviewer itu di dalam semuanya baik kok, seriusss semuanya baik baik. Usahakan masuk dalam ruangan dengan ucapkan Assalamu Alaykum, walaupun entah siapa yg akan jawab karena ruangannya gede banget, ini salah satu cara sih buat saya untuk menurunkan tingkat ketegangan.

Di dalam ruangan itu sudah tertempel di meja-meja nomor kursi para interviewer, pastikan kamu tidak salah kursi yah hahahaha, akan fatal itu jadinya. Setelah kamu melihat nomor meja tempatmu wawancara, mendekatlah dan usahakan menatap para interviewermu dengan wajah senyum dan bahagia, dan jaga sifat sopanmu.

Sebelum kamu di persilahkan duduk di kursi "panas" itu, usahakan menyalami semua interviewermu (walaupun sebagian orang menganggap salaman itu tidak sopan atau bukan budaya kita, namun ituyang kemarin saya terapkan saat wawancara). Duduklah dikursi itu sebelum kamu di persilahkan, dan pastinya interviewermu akan mempersilahkanmu duduk, tidak mungkin kamu dibiarkan berdiri terus menerus. Hahaha

Interiewer biasanya akan segera memperkenalkan dirinya sebelumnya, dan segala peraturan peraturan saat wawancara, misalnya meminta izin untuk merekam proses wawancara saat itu. Itu merupakan prosedural yang mereka harus laksanakan. Perlu di ketahui bahwa, jika kamu pelamar LPDP ke Luar negeri maka sudah di pastikan keseluruhan proses wawancaramu akan menggunakan bahasa inggris.

Nah,  Jika tujuanmu dalam Negeri kamu jangan bersenang dulu, jangan kirain kamu akan di tanyain full bahasa Indonesia. Pengalaman kemarin saya dan beberapa teman, itu di tanyain pake bahasa inggris padahal tujuan kampus dalam negeri. Jadinya, pastikan dirimu bahwa kamu juga mampu berbahasa inggris.

Selanjutnya, interviewer akan mempersilahkan kamu untuk memperkenalkan diri. Perkenalan singkat ini cukup dengan nama lengkap, nama panggilan, asal kampus dan tujuan kampus, namun kamu bisa improvisasi dengan menambahkan hal lain, namun yang perlu di tekankan bahwa tatapan mata kamu tetap harus fokus kepada mereka bertiga, jangan cuman pada satu orang saja, dengan eye contact ini bisa membangun kepercayaan dirimu sebenarnya.

Setelah itu, mulailah interviewer akan bertanya  berbagai pertanyaan sesuai dengan essay dan form formulir yang telah kamu tuliskan, entah mulai dari mana mereka akan bertanya, terkadang mulai essay kamu, ataukah tentang pengalaman organisasi, pengalaman penelitian, pekerjaan kamu saat ini.

Namun jangan heran jika reviewer menanyakan hal-hal di luar yang kamu pikirkan, misalnya "Apakah sudah menikah?, kamu sudah punya pacar ga? Gimana kalo nanti kamu kuliah ada mau lamar? Siapa nama direktur LPDP? Coba nyanyikan lagu indoensia raya? Menteri pendidikan sekarang siapa?" saya sangat menyarankan buat teman teman semua,  menghafalkan segala hal terkait LPDP, misalnya Sejarah berdirinya LPDP, Mars LPDP, visi-misi LPDP. Pokoknya semua deh terkiat LPDP, banyak tuh di google bisa di search.

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Wawancara

Jaga Konsistensimu. Dalam proses wawancara LPDP, terkadang reviewer menguji kita, dengan mencoba memberikan opsi lain kepada kita. Misalnya kasus yang saya alami kemarin, reviewer menawarkan kepada saya untuk mengubah tempat pengabdianku kelak setelah lulus, dengan jaminan dia yang akan mengurus, saya yakin ini merupakan upaya reviewer melihat sejauh mana konsistennya saya, ataukah di tawari untuk memilih mata kuliah lain di mata kuliah elektif kampus tersebut. Jadi sejauh mungkin kamu konsisten dengan apa yang telah kamu tulis di essay tersebut.

Jangan pernah mencoba merekayasa jawaban (berbohong). Saat reviewer sudah mulai bertanya, maka jawablah sejujurnya, karena ada seorang psikolog yang siap memantau setiap pergerakanmu saat menjawab.Jadilah dirimu sendiri dan jawablah sesuai yang kamu ketahui serta jangan pernah mencoba merekayasa jawaban. LPDP mencari calon pemimpin yang punya integritas yang tinggi loh.

Pelajari dengan baik dan benar Rencana studimu. Reviewer biasanya sangat tertarik untuk menggali jauh lebih dalam terkait masalah ini. sangat beruntung jika kamu mendapat reviewer yang tidak sejurusan dengan kamu akan tetapi masih dalam satu rumpun ilmu pengetahuan. Namun jika yang mewancarai kamu pas banget dengan jurusanmu, maka bersiaplah di obrak abrik rencana studimu, bagaikan kamu lagi ujian tesis. Makanya persiapkanlah sebaik mungkin

Pertajam dan explore lebih dalam kontribusimu untuk Negeri ini. Kamu harus tau bahwa, harapan adanya beasiswa LPDP ini adalah mengabdi untuk bangsa, jadi betul betul kamu harus pertajam saat wawancara nanti, bahwa kamu akan punya kontribusi nyata buat bangsa kelak, bagaimana meyakinkan reviewer bahwa mereka kelak tidak sia sia memberikan rekomendasi ke LPDP untuk meluluskan dirimu.

Perlu kamu ketahui bahwa LPDP tidak butuh kontribusi yang sangat besar namun seolah olah kamu tidak mampu menjelaskan bagaiman langkahnya untuk mewujudukan itu. kontribusi yang kecil pun tapi itu nyata dan kamu mampu memaparkan step by stepnya bagaimna menggapainya, itu justru yang sangat di hargai.

Jaga Sikapmu selama wawancara. Sebenarnya diatas saya sudah menekankan bagaimana menjaga attitude. Kembali saya tekankan bahwa ini adalah poin yang sangat penting. LPDP mencari calon pemimpin bangsa Loh yang tidak hanya mampu otak akan tetapi punya sikap yang baik. Jadi selama wawancara sebisa mungkin untuk menghargai reviewer, berkata sopan, serta menghargai semua apa yang dikatakan oleh reviewer.

Mungkin ini cukup Gambaran terkait masalah Tahapan wawancara pada seleksi LPDP, selanjutnya saya akan sedikit memaparkan terkait masalah Leaderless Grup Discussion (LGD).

LEADERLESS GRUP DISCUSSION

Sebelumnya mari kita pahami dulu, apasih itu Leaderless Grup Discussion (LGD). LGD, sesuai namanya yang leaderless berarti diskusi dalam kelompok tanpa adanya moderator atau pemimpin diskusi, sehingga setiap peserta diskusi memiliki hak yang sama untuk mengemukakan pendapat. Ini Point penting yang kalian harus Garis Bawahi Bahwa Tidak ada Moderator dan Semua orang memiliki Hak yang sama untuk Bicara. Sehingga tidak ada aturan tertulis mengenai siapa yang harus bicara duluan dan siapa setelahnya, serta seberapa besar porsi bicaramu.

Tim/kelompok yang biasanya terdiri dari 5-10 orang ini akan masuk dalam satu ruangan dengan model meja bundar. Setelah kalian masuk ruangan,  Examiner LGD akan memberikan selembar kertas berisi artikel tentang sebuah isu terkini kepada setiap peserta dan ia akan memberitahukan lama waktu diskusi serta aturan diskusinya dan selanjutnya langsung menyerahkan forum ke perserta.

Examiner LGD akan terdiri dari 2-3 orang yang akan memantau jalannya diskusi itu, jangan harap mereka akan ngomong di sela-sela kalian diskusi, kalian hanya dibiarkan berdisukusi hingga waktu yang diberikan telah habis.

Hal hal yang menjadi penilaian penting dalam diskusi ini adalah kepercayaan diri, sikap dan prilaku didalam forum, kemampuan mengutarakan pendapat, kedewasaan dan kemampuan mengelola emosi, kemampuan berfikir kritis, serta etika kalian dalam berbicara dan berdiskusi.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam proses LGD ini adalah:

Seringlah Latihan LGD dan membaca Issu issu nasional saat itu. LGD ini merupakan proses diskusi yang sebenarnya jarang dilakukan, dikampus dulu, kita mungkin terbiasa dengan FGD, maka latihan dengan teman teman seperjuangan itu sangatlah penting, selain melatih kita berbicara, mengungkapkan pendapat.

Tentunya dari latihan itu kita akan mendapatkan informasi informasi penting yang mungkin kita tidak ketauhi atau belum sempat kita baca terkait issu nasional saat itu. Ada mungkin yang bertanya, gimana cara ketemu dengan teman seperjuangan?? Yah saya yakin calon awardee LPDP itu semua tidak gaptek kok, pasti punya WA atau Telegram, di setiap kota besar itu akan ada grup pendapftar beasiswa LPDP, maka bergabunglah disitu.
selain latihan, kalian harus rajin membaca koran-koran nasional atau menonton berita-berita skala nasional, karena ini sungguh sangat membantu dan membuka wawasan kalian untuk berpendapat.

Tuliskan Poin-poin ide selama LGD. Setelah kamu masuk ruangan, examiner akan mempersilahkan kalian duduk sesuai dengan urutan yang telah di bacakan. Dan setelahnya kamu akan diberikan kertas yang berisi issu yang akan kalian bahas selama LGD, selain itu, kamu akan diberikan kertas kosong yang sebenarnya terserah kamu, mau gunakan kertas tersebut atau tidak. Tapi saya sangat menyarankan untuk menulis poin poin penting yang kemungkinan akan membantu kamu mengutarakan argumenmu saat proses diskusi berlangsung.

Sampaikan pendapat dengan "gaya" yang baik dan sopan. Setelah kalian selesai semua membaca issu yang diberikan tadi, mulailah tahapan diskusi itu. Berinisiatiflah untuk mengutararakn pendaptmu, tentunya dengan permulaan yang baik dan sopan, memulai dengan Assalamu alayum kemudian memperkenalkan diri, setelah itu barulah kamu mengutarakan pendapatmu dengan gesture tubuh yang sopan, jangan menunjukkan kesombongan. 

Jika kamu mendapatkan giliran kedua atau ketiga mengungkapkan pendapat, janganlah menyanggah pendapat temanmu, tetap menghargai pendapatnya walaupun kamu merasa beda. Contoh kata yang tidak boleh keluar misalnya "saya tidak setuju dengan pendapat anda", kata itu sebaiknya diganti dengan "saya rasa apa yang disampaikan teman saya cukup baik, tetapi alangkah baiknya lagi jika di tambahkan seperti ini". ataukah jangan sama sekali menyalahkan pemerintah, karena issu yang kalian bahas ini adalah issu nasional, makanya sangat rawan untuk menyalahkan pemerintah.

Hindari kata " pemerintah telah salah membuat kebijakan ini" atau kata apapunlah yang terdengar menyalahkan pemerinah, gantilah dengan kata " saya rasa pemerintah sudah cukup bijak menangani masalah ini, tetapi alangkah baiknya jika di tambahkan dengan kebijakan seperti ini". setekah kamu selesai mengungkapkan pendapatmu, maka akhirilah dengan ucapan terima kasih sebagai bentuk penghargaan kepada mereka yang setia mendengarmu.

Usahakan saat mengungkapkan pendapat, janganlah terlalu lama, karena itu akan membuat kamu terlihat egois namun, jangan juga terlalu pendek, karena itu akan mempengaruhi isi pendapatmu. Jika kamu diberikan kesempatan kedua untuk berpendapat, maka utarakanlah kembali pendapatmu dengan pandangan yang lain, atau solusi yang lain, supaya kamu terlihat menguasai issu itu.

Sedikit tipsnya sih, jika issu yang diberikan itu kamu memiliki banyak opsi solusi, maka jangan diungkapkan semua disaat pertama kali bicara, akan tetapi simpanlah untuk kesempatan kedua kalinya, supya kamu juga tidak kehabisan bahan bicara. Oh iyya, yang kalian juga harus perhatikan, bukan hanya pada saat kalian berpendapat. Akan tetapai saat orang lain berpendapat, maka kalian harus perhatikan dengan gesture yang baik. Jangan sampai orang lain berpendapat, kamu hanya sibuk menulis atau hal lain.

Demikiamlah sedikit ulasan terkait gimana sih menaklukkan seleksi wawancara dan LGD di tahapan proses seleksi LPDP, semoga ini sedikit membantu teman teman semua. GodLuck!!

Yah, Setelah kalian berusaha, berjuang dan belajar serta mengerahkan semua tenaga dan pikiran untuk mengikuti tahapan proses seleksi ini. maka perjuangan kamu selanjutnya adalah berdoa di setiap selesai shalatmu, Rutinkan Shalat 1/3 malam mu sambil berdoa kepada Allah.  Yakinlah bahwa Allah tidak akan pernah diam Melihat usaha hambanya. Dan yakinkah bahwa Allah lah yang menentukan segalanya. InsyaAllah kamu pasti diberikan yang terbaik.

Kami Tunggu kalian jadi bagian dari Awardee LPDP. Pasti Bisaa!!!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4