Zulfa Liswanti
Zulfa Liswanti Guru dan Ibu RT

Mencoba dan masih belajar menulis di usia yang terus menua

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Nenek, Untuk Apa Menangis?

13 Juni 2018   14:45 Diperbarui: 13 Juni 2018   14:56 188 6 2

Restu yang diberikan untuk ayahku

Telah membuat hatiku pilu

Ayahku menduakan ibu

Demi pilihan nenek untuk gadis itu


Nenek

Kini tak patut nenek tangisi

Bukankah itu keinginan hati nenek?

Yang membenci ibuku tak ada restu

Sesal nenek tak kan berarti


Nenek

Nasi sudah jadi bubur

Ibuku sungguh malang

Nenek tusuk dari belakang

Tanpa pertimbangan


Nenek

Apa dayaku

Untuk apa nenek menangis

Sakit hati yang nenek lampiaskan

Membawa duka sepanjang ingatan


Nenek 

Terpecah belah kekasih jiwa

Ulah nenek tak punya rasa iba

Pada hal nenek sesama wanita

Sewajarnya saling punya rasa


Nenek

Suatu waktu ku  ingin menyatukan

Kasih orang tuaku seperti yang kuinginkan

Nenek tetap ku perhatikan

Urusan lainnya resiko tak terelakkan


Tampunik, 13 Juni 2018