Mohon tunggu...
Zulcar Chaeril
Zulcar Chaeril Mohon Tunggu... Wiraswasta - Writer and lecturer

Menulis mengenai pemasaran, startup, digital marketing, olahraga bola basket, dan traveling . kontak z.chaeril@gmail.com blog: https://zulcarc.wixsite.com/journeytime

Selanjutnya

Tutup

Gadget Pilihan

Influencer dalam Digital Marketing

4 Juni 2021   13:50 Diperbarui: 4 Juni 2021   14:17 1161
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Penggunaan influencer saat ini kerap menjadi salah satu strategi yang dilakukan oleh banyak brand. Penerapan strategi bertujuan untuk meningkatkan awareness suatu brand terhadap pengikutnya di sosial media, dan atau secara langsung berdampak pada penjualan. Influencer berfungsi menjadi penengah antara brand dengan target konsumen yang dituju. Semakin tinggi pengaruh seorang influencer terhadap pengikutnya, maka akan memiliki dampak positif juga bagi brand yang mengikat atau menggunakan influencer tersebut. 

Namun, dalam menentukan siapa influencer yang tepat brand wajib membuat kriteria-kriteria yang mencerminkan diri ataupun citra brand itu sendiri. Selain itu, dalam pemilihan influncer, brand sekiranya wajib mengetahui seluk-beluk dan latar belakang influencer tersebut. Layaknya sebuah brand, setiap influencer memiliki citra yang berbeda-beda dan menghasilkan pengikut yang memiliki kesukaan akan suatu hal yang sama dengan sang influencer.

Influencer merupakan salah satu strategi dalam digital marketing

Dalam penerapannya, digital marketing merupakan sebuah kesatuan dalam promosi, konten dan iklan dalam lingkup teknologi (internet). Sebuah kampanye yang dijalankan oleh digital marketer umumnya turut juga melibatkan influencer. 

Dengan dilibatkannya influencer ini diharapkan mampu meningkatkan traffic terhadap aset digital yang dimiliki ataupun berpengaruh langsung dalam kampanye yang sedang dijalankan, seperti peningkatan pada penjualan. 

Penerapan strategi ini pun harus diukur efektifitasnya. Digital marketer tidak serta merta mempercayakan produknya untuk dipromosikan oleh sang influencer, tapi juga menciptakan ukuran-ukuran tertentu dalam menghitung seberapa efektif strategi influencer ini diterapkan. Contoh seperti peningkatan awareness terhadap brand, persentase kenaikan jumlah pengikut dalam akun sosial media hingga persentase penjualan yang meningkat atau stagnan. 

Meningkatkan jumlah follower sosial media

Nah, apa aja sih yang dapat dilakukan influencer untuk sebuah brand? Influencer pastinya memiliki influence atau pengaruh terhadap suatu segmen pasar. Pengaruh terhadap segmen pasar ini lah yang dimanfaatkan oleh brand untuk bisa menjangkau konsumen yang lebih banyak lagi. Banyak juga yang beranggapan jika penggunaan influencer ialah untuk meningkatkan awareness terhadap satu brand di sosial media. Seperti sekali tiga uang, menggunakan influencer mampu mengundang konsumen masuk ke sosial media brand dan juga mampu membangun citra dari suatu brand.

Salah satu manfaat dengan hadirnya influencer yang paling mudah ialah mereka dapat memberi pengaruh pengikutnya untuk turut juga mengikuti akun sosial media suatu brand. Influencer memiliki peran untuk menawarkan brand dengan tone positif agar konsumen tertarik juga mengikuti suatu brand layaknya sang influencer.

Mempromosikan produk barang ataupun jasa

Influencer umumnya di endorse oleh brand secara cuma-cuma, diluar biaya yang harus dibayarkan brand kepada influencer. Brand memberikan produknya kepada influencer secara cuma-cuma agar bisa direkomendasikan kepada pengikutnya. Banyak influencer yang menggunakan review sebagai cara mempengaruhii pengikutnya, ada juga yang menggunakan foto ataupun video untuk memberikan pengaruhnya pada pengikutnya. 

Influencer memiliki caranya masing-masing dalam melakukan promosi. Selain itu, influencer dan brand pun turut mempertimbangkan langkah terbaik yang harus dilakukan agar pengaruh yang dilakukan oleh influencer dapat mencapai target yang dituju.

Membangun komunikasi dengan konsumen

Influencer mampu membuka jalur komunikasi antara brand dengan konsumen. Konsumen yang tertarik akan mulai mengikuti brand dan membuka komunikasi dengan brand. Kesempatan ini dapat digunakan untuk mengambil hati konsumen dan semakin meluaskan wawasan pasar akan brand. Serta brand pun memiliki kesempatan meluaskan pangsa pasarnya.

Meningkatkan penjualan produk

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gadget Selengkapnya
Lihat Gadget Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun