Mohon tunggu...
Ziendy Zizaziany
Ziendy Zizaziany Mohon Tunggu... Penulis - Penulis

Ziendy Aksara Pandita, dengan nama itu aku merajut kata menjadi lembaran sederhana. Karya: Novel Pendaki Malam, Lembaran Yang Berbicara, Bunda Aku Cinta Anakmu, Antara Kita dengan; Tuhan, Terkunci Serial Cinta Yang Mendewasakan, Anjelica, Lalakon Isvara: Anak Manusia, BROKEN At Home, Terroris Son, Buku Ini Berisi Candu, dan Seharusnya Lo Hidup Begini

Selanjutnya

Tutup

Money Pilihan

Cara Tepat Memulai Bisnis Online dengan Modal Kecil

10 Juni 2021   03:19 Diperbarui: 10 Juni 2021   03:19 269
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Bisnis online akhir-akhir ini semakin banyak digemari seiring dengan maraknya perkembangan dan promosi platform marketplace di Indonesia. Orang-orang tanpa dasar ilmu marketing yang cukup langsung terjun bebas, menjaring cuan sebanyak mungkin namun pada akhirnya hanya tenggelam dalam mimpi indah mereka. 

Bisnis bukan hanya soal membeli produk lalu menjualnya dengan harga yang lebih tinggi, tetapi bisnis memerlukan strategi yang tepat agar menghasilkan keuntungan yang maksimal. Lalu bagaimanakah cara tepat memulai bisnis online dengan modal kecil?

1. Siapkan Manajemen Keuangan

Memulai bisnis sebaiknya jangan diawali dengan nafsu, bisnis perlu perhitungan, karena pada dasarnya manajemen keuangan yang buruk cepat atau lambat dapat menghambat arus kas yang berakibat terhadap kesehatan bisnis itu sendiri. Tentu saja, jika kesehatan bisnis memburuk maka tak ayal kita bisa bangkrut dalam waktu cepat.

Mulai saja dengan modal yang kecil, atur sisa keuangan untuk kebutuhan lainnya, misalnya untuk promosi. Seiring dengan berjalannya waktu, pertumbuhan modal pasti akan terjadi--- jika kita mengelola manajemen keuangan dengan baik.

Manajemen keuangan sangatlah penting, meski tak sedikit orang mengabaikannya.

Padahal ini merupakan bagian dari strategi bisnis, seperti yang kita ketahui biaya produksi suatu barang tidak selamanya stagnant, melainkan dapat mengalami perpindahan harga. 

Jika manajemen keuangan disiapkan secara baik, kita dapat menyesuaikan anggaran belanja atau biaya produksi yang diikuti harga jual dengan mudah ketika pergerakan harga terjadi dengan fluktuasi tinggi. Sedangkan jika tidak, kebingungan akan muncul dan pada akhirnya kita hanya berputus asa untuk menjual produk yang kita tawarkan.

2. Ambil laba yang rendah dengan omset yang tinggi.

Tidak sedikit orang yang baru memulai bisnis online keliru terhadap dua kata ini, laba sendiri merupakan jumlah untung dan rugi dalam bisnis yang kita miliki, sedangkan omset merupakan jumlah pendapatan dari hasil penjualan dalam periode tertentu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun