Mohon tunggu...
Ferian EkaWibisana
Ferian EkaWibisana Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa

Halo..

Selanjutnya

Tutup

Gadget

Cyber Journalism Merupakan Media Jurnalistik Masa Depan

1 Agustus 2020   03:45 Diperbarui: 1 Agustus 2020   04:38 669
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gadget. Sumber ilustrasi: PEXELS/ThisIsEngineering

Kemajuan teknologi pada saat ini sudah tidak dapat dipungkiri menjadi salah satu perkembang terbesar di dunia jurnalistik saat ini. Awal mulanya kegiatan jurnalistik hanya terbatas saja pada media yang sifatnya konvesional. Media konvesional yaitu dimana media yang ditayangkan melalui televisi atau koran saja.

Berjalannya waktu, Teknologi meningkat sangat pesat sekali hingga sekarang ini. Teknologi yang sangat maju memungkinan kegiatan jurnalistik juga ikut masuk hingga terciptanya yang kita sebut multimedia. Multimedia merupakan suatu gabungan dari berbagai macam media yang menjadi satu sehingga mudah untuk di lihat.

Jika kita lihat, secara bahasa multimedia terdiri dari 2 kata, yaitu multi dan media. Multi berarti banyak, sedangkan media berarti sesuatu yang digunakan sebagai penyampai pesan. Jadi bisa kita katakan bahwa multimedia adalah perantara pesan yang terdiri lebih dari 1 atau banyak. 

Dalam definisi lainnya, Multimedia merupakan sarana komunikasi yang menggabungkan teks, gambar, video,audio serta media lain. Hasil dari kombinasi tersebut nantinya dapat ditampilkan , disimpan , dikirim , dan dapat di proses melalui perangkat lunak atau gadget tertentu.

Multimedia di dalam dunia jurnalistik dapat juga digunakan sebagai cyber journalism atau citizen journalism. Di dalam perusahaan besar media multimedia dapat digunakan dalam mendistribusikan kontennya. Misalnya, suatu media seperti Republika yang merupakan sebuah media cetak telah menggunakan media online untuk mendistribusikan kontennya.

Dengan adanya Media online tentu saja hal ini dapat memudahkan media tersebut untuk menyampaikan beritanya terhadap pembaca atau khalayaknya. Dengan di uploadnya berita atau informasi yang disampaikan maka para khalayaknya mampu mengaksesnya di manapun dengan mudah tanpa perlu membawa-bawa media konvesional seperti media cetak atau harus menunggu jam tayangnya pada media televisi.

Di Indonesia, salah satu pelopor pertama cyber journalism yang mulai pada sekitar tahun 90-an adalah www.republika.com.  Saat itu, media-media hanya melakukan perpindahan konten saja dimana dari versi cetak ke online.

Setelah beberapa tahun berjalan muncul juga berbagai macam media-media online yang menjadikan cyber journalism berkembang menjadi lebih luas. Mulai lah seperti media www.detik.com melakukan tingkatan yang lebih tinggi. Media Detik.com mulai menerapkan suatu sistem sesusai namanya yaitu sistem berita yang real time.

Wartawan Detik mulai menggungah berbagai macam berita yang benar-benar update bahkan hampir setiap menit berita tersebut berhasil di upload. Hal ini membuat banyak masyarakat yang lebih menyukai media online sebagai pilihan utama karena berita yang di sampaikan dapat diterima secara cepat.

Dalam dunia 'Cyber Journalism' muncul juga dengan namanya 'Citizen Journalism' yaitu jurnalisme warga. Jurnalisme warna merupakan suatu bentuk dimana masyarakat dapat terlibat juga di dalam kegiatan jurnalistik seperti Kompasiana.com.

Dengan munculnya citizen journalism mampu memberikan dampak positif terhadap mereka seperti menjadi lebih rajin membaca dan menulis. Adanya beragam informasi yang dilarang atau mungkin disembuyikan oleh media resmi juga mampu diungkapkan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gadget Selengkapnya
Lihat Gadget Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun