Mohon tunggu...
Zata Al Dzahabi
Zata Al Dzahabi Mohon Tunggu... Mahasiswa - Penulis, Content Creator, Podcaster

orang jenius sama orang gila itu beda-beda tipis

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Waspada Oversharing! (Caper di Media Sosial)

12 September 2022   16:35 Diperbarui: 13 September 2022   12:09 346 6 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Image from: Kumparan

Pengantar

Media Sosial kini sudah menjadi bagian hidup dari masyarakat di era informasi digital seperti sekarang ini, selain mendapatkan berbagai konten informasi di Media Sosial kita juga bisa membagikan informasi kepada orang lain dengan mudah dan cepat. 

Kegiatan berbagi konten informasi di Media Sosial ini disebut dengan istilah "Sharing", ruang digital memang selalu terasa menyenangkan bagi masyarakat di zaman sekarang untuk berbagi segala jenis konten tidak terkecuali kegiatan atau momen-momen istimewa dalam kegiatan sehari-hari. 

Media Sosial memungkinkan seseorang membagikan momen-momen pribadi-nya, kepada semua orang di seluruh dunia yang memiliki akses ke Internet baik mereka yang dikenal maupun tidak. 

Melansir dari Kompas.com dalam artikel yang ditulis oleh Wahyunanda Kusuma Pertiwi, kita seringkali terlalu senang mengunggah konten ke Media Sosial, sehingga tanpa sadar kita sudah mempublikasikan informasi-informasi yang bersifat pribadi.

Perilaku terlalu sering mengunggah atau membagikan hal-hal pribadi ke Media Sosial disebut dengan istilah "Oversharing", sebenarnya tidak ada definisi konkret dari istilah ini umumnya Oversharing diartikan sebagai perilaku seseorang yang terlalu sering mengunggah kehidupan pribadi ke Media Sosial.

Lalu pertanyaannya apa yang menjadi penyebab timbulnya perilaku Oversharing ini?, mengingat kebiasaan ini dapat menimbulkan bahaya yang cukup serius tidak hanya bagi diri sendiri tapi juga bagi orang-orang di sekitar kita. 

Mengutip dari IDN Times penyebab pertama adalah Kecemasan, sebagian individu cenderung lebih mudah atau sering berekspresi ketika merasa cemas, ini terjadi karena ketika seseorang merasa cemas ia akan berbicara atau berekspresi dengan cara apapun untuk meluapkan emosi yang dirasakannya. 

Kemudian penyebab kedua adalah Kesepian, karena pada dasarnya manusia adalah Makhluk Sosial yang membutuhkan interaksi dengan orang lain, tanpa adanya relasi dengan orang lain kita akan merasa kesepian dalam hidup. 

Seiring bertambahnya usia circle pertemanan seseorang cenderung menyempit karena semakin banyak kesibukan yang dijalani, hal ini yang kemudian membuat seseorang melalukan update atau memposting kegiatan sehari-hari di medsos, dengan tujuan untuk melampiaskan beban dan rasa lelahnya setelah seharian bekerja.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan