Mohon tunggu...
Zarmoni
Zarmoni Mohon Tunggu... Wiraswasta - Penggiat Seni dan Budaya Kerinci

Penggiat Seni, Adat dan Budaya Kerinci

Selanjutnya

Tutup

Halo Lokal Artikel Utama

Jihu dan Bakun, Harta Pusaka dari Kabupaten Kerinci

7 Agustus 2022   14:18 Diperbarui: 8 Agustus 2022   07:15 1072
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dokumen. Herlita (Ibu Kades Koto Tengah Siulak)

Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi merupakan daera pebukitan yang banyak ditumbuhi oleh tumbuhan berbagai jenis bambu yang dalam bahasa Kerinci disebut dengan “manyan”. 

Pebukitan yang merupakan ladang penduduk yang ditanami dengan komoditi Kayu Manis (cassiavera) da beraneka macam tanaman palawija tampak menghijau menyejukkan mata.

Dok. Wisal Putra (Kades Air Terjun) Pohon Bambu di Bukit Kerinci
Dok. Wisal Putra (Kades Air Terjun) Pohon Bambu di Bukit Kerinci

Disamping tanahnya yang subur, serta hawanya nan sejuk, mayoritas penduduk Kerinci bekerja sebagai petani, baik petani sawah maupun petani ladang.

Bambu tumbuh dengan subur di pebukitan Kerinci, kadangkala pohon bambu ini dipakai sebagai batas tanah ladang, ada yang sengaja ditanami, dan ada pula yang tumbuh liar memenuhi semak belukar. 

Beraneka ragam kerajinan tangan diolah dari pohon bambu di Kerinci. Selain kerajinan tangan, bambu dari zaman dahulu digunakan untuk membuat rumah serta pagar rumah.

Dokpri. Jihu hasil karya masyarakat Kerinci
Dokpri. Jihu hasil karya masyarakat Kerinci

Ada beberapa macam jenis tumbuhan bambu dikerinci diantaranya adalah :

1. Manyan

Manyan ialah jenis bambu yang banyak dipakai untuk membuat beraneka macam kerajinan tangan seperti “jihu dan bakun” serta untuk membuat rumah sederhana yang disebut dengan “Lindin Palupuh” dan juga manyan digunakan untuk membuat kandang/pagar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Halo Lokal Selengkapnya
Lihat Halo Lokal Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun