Mohon tunggu...
zamsul bakhri
zamsul bakhri Mohon Tunggu... Planter

Seorang planter, menghabiskan waktu bersama matahari

Selanjutnya

Tutup

Bulutangkis Pilihan

Bertumbanganya Para Unggulan di Tunggal Putra

19 Juli 2019   10:07 Diperbarui: 19 Juli 2019   10:47 0 3 0 Mohon Tunggu...
Bertumbanganya Para Unggulan di Tunggal Putra
Shi Yu Qi cedera (sumber: bolastylo.bolasport.com)

Indonesia Open baru memasuki pertandingan babak kedua namun sudah memakan korban. Para unggulan di cabang tunggal putra harus berguguran di babak awal dan hanya menyisakan Chou Tien Chen yang merupakan unggulan keempat dan Jonatan Christie yang diunggulkan ditempat keenam, itupun baik Jojo maupun Chen sudah harus saling bunuh di babak perempatfinal hari ini.

Setelah Viktor Axelsen yang merupakan unggulan ketiga menyatakan mundur dari turnamen Indonesia Open 4 hari sebelum turnamen dimulai. Para unggulan yang tersisa mulai merasakan kerasnya atmosfer Indonesia Open.

Unggulan pertama asal Jepang, Kento Momonta gagal melaju ke perempatfinal setelah pada babak kedua dikalahkan pebulu tangkis China Huang Yu Xiang melalui pertandingan rubber set selama 74 menit dengan skor 21-16, 11-21 dan 21-18.

Sedangkan unggulan kedua asal China, Shi Yu Qi, memberikan jatah perempatfinal kepada pebulu tangkis Denmark, Anders Antonsen, setelah menderita cedera pergelangan kaki pada game pertama ketika pertandingan baru berjalan 12 menit dengan kedudukan 7-6 bagi Anders dan menyatakan mundur.

Chen Long yang merupakan unggulan kelima takluk dari pebulu tangkis Malaysia Lee Zii Jia jiga dengan rubber set. Pertandingan yang cukup menguras energi dengan memakan waktu 88 menit tersebut dimenangkan Lee dengan skor 21-16, 19-21 dan 22-20.

Unggulan kedelapan asal India, Kidambi Srikanth, takluk dua set langsung dari pemain Hong Kong, NG Ka Long Angus yang juga merupakan pebulu tangkis nomor 13 dunia dengan skor 21-17 dan 21-19 selama 39 menit.

Sementara unggulan ketujuh sekaligus salah satu andalan tuan rumah Indonesia, Anthony Ginting harus mengakui pebulu tangkis Thailand yang berperingkat 18 dunia, Kantaphon Wangcharoen lewat pertandingan selama 84 menit dengan skor 22-20, 11-21 dan 21-19.

Pada laga ini Ginting sebenarnya sempat unggul jauh 17-10 pada game pertama, namun Kantaphon berhasil mencuri 8 angka berturut-turut hingga kedudukan berbalik menjadi 17-18 dan menutup game pertama dengan skor 22-20. Sementara untuk game kedua, sepertinya Kantaphon sengaja menyimpang energi  dengan tidak terlalu bermain ngotot seperti game pertama.

Pada game ketiga, baik Ginting maupun Kantaphon sama-sama bermain ngotot dan silih berganti memimpin namun pada akhirnya kantaphon berhasil mengunci kemenangan dengan skor 21-19.

Dengan hasil ini maka peluang besar bagi Jojo yang diunggulkan ditempat keenam untuk menjadi juara jika pada perempatfinal berhasil mengalahkan unggulan keempat Chou Tien Chen.