Mohon tunggu...
zaldy chan
zaldy chan Mohon Tunggu... Administrasi - ASN (Apapun Sing penting Nulis)

cintaku tersisa sedikit. tapi cukup untuk seumur hidupmu

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Artikel Utama

Pendidikan Pancasila Bukan Pelajaran "Kelas Dua", Kan?

1 Juni 2021   23:12 Diperbarui: 2 Juni 2021   11:06 385 62 10
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Pendidikan Pancasila Bukan Pelajaran "Kelas Dua", Kan?
Ilustrasi Suasana Kelas (sumber gambar: pixabay.com)

"Besok ujian dua, kan?"
"Iya. PMP dan MM!"
"Hayuk belajar MM!"

Dialog di atas, adalah kenyataan begitu mudahnya pelajaran tentang Pancasila pada masa aku sekolah dulu.

Karena hari ini diperingati sebagai hari lahir Pancasila. Maka, tulisan ini salah satu caraku mengulang kenangan saat sekolah dulu, tentang pelajaran Pancasila. Boleh, ya?

Dulu, jika menghadapi ujian Pelajaran Pancasila, berapa pun soal yang diagihkan guru, akan mudah dilalui. Tinggal menggunakan 3 rumus berikut ini.

Pertama. Pilih atau pikirkan jawaban yang paling baik atau berlaku umum di masyarakat.

Kedua. Jika soal pilihan ganda, pilih jawaban yang paling panjang. Jika soal isian, tulislah jawaban sebanyak-banyaknya.

Ketiga. Hati-hati soal jebakan dengan kata "kecuali" di soal. Jika ada kata itu, pilihlah jawaban terburuk atau yang paling tidak mungkin dilakukan.

Tiga rumus ini, mungkin sudah menjadi rahasia umum. Karena polanya akan seperti itu. Namun jangan pernah anggap remeh! Jika di rapor PMP berangka merah (nilai 5 ke bawah), tak akan naik kelas!

Gak percaya? Silakan tanya generasi 80-an atau akhir 90-an! Ahaaay....

3 Perubahan Nama dan Kurikulum Pendidikan Pancasila

Aku mengalami tiga perubahan nama mata pelajaran tentang Pancasila. Satu nama serta kurikulum saat menjadi pelajar dan dua nama serta kurikulum berbeda saat berperan sebagai pengajar. Aku tulis, ya...

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Edukasi Selengkapnya
Lihat Edukasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan