Mohon tunggu...
zaldy chan
zaldy chan Mohon Tunggu... ASN (Apapun Sing penting Nulis)

cintaku tersisa sedikit. tapi cukup untuk seumur hidupmu

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Puisi: Memeluk Ingin

1 Mei 2021   18:57 Diperbarui: 1 Mei 2021   21:25 184 38 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Memeluk Ingin
Perempuan di loronh gelap (sumber gambar: pixabay.com)

"Apa yang kau lakukan?"

Itu tanyamu. Aku sedang menunggu angin, jawabku. Dalam diam.

Dari kejauhan, dedaunan bergerak lamban. Berbisik tentang bulir-bulir rindu yang tertahan. Di ujung penantian.

"Apa yang kau inginkan?"

Lagi, itu tanyamu. Memeluk ingin, jawabku. Kembali dalam diam.

Dari kejauhan, angin bergerak lamban. Melewati pintu dan ruang tamu. Kemudian melesat pergi. Menyisakan sepi.

Kau membisu. Tak lagi bertanya. Aku terpaku. Menahan beku.

Di kejauhan, langit tak lagi biru. Tapi berdebu.

Curup, 01.05.2021
zaldy chan

VIDEO PILIHAN