Mohon tunggu...
zaldy chan
zaldy chan Mohon Tunggu... Administrasi - ASN (Apapun Sing penting Nulis)

cintaku tersisa sedikit. tapi cukup untuk seumur hidupmu

Selanjutnya

Tutup

Kurma Pilihan

Fiksi Ramadan | Mantra yang Sama di Malam Berbeda

23 Mei 2020   21:04 Diperbarui: 23 Mei 2020   21:10 456
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Illustrated by pixabay.com

"Udah! Tadi kuberikan ke masjid. Kenapa?"

"Biasanya, Makwo Sur..."

Aku lupa sosok perempuan tua yang tinggal sendiri di belakang rumah. Biasanya, yang membayar zakat adalah tugasmu. Namun, kemarin karena kebetulan sedang di masjid, aku langsung membayarnya.

"Ya Udah! Berikan aja ini..."

Selembar uang kertas limapuluh ribu, kuserahkan padamu. Matamu menatapku, tapi tanganmu meraih uang di tanganku. Segera bergegas keluar rumah. Aku tahu tujuanmu rumah Makwo Sur.

"Udah kuserahkan, Bang! Tapi, gak bilang itu uang zakat!"

"Hamdallah. Bagus itu! Bilang aja titipan orang!"

"Iya!"

Begitulah. Selalu ada hal-hal baru yang kau temui dari tindakanku. Tapi bagimu, bukan lagi tentang berbeda. Hanya mencoba mengerti, kenapa aku melakukan itu.

 

***

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kurma Selengkapnya
Lihat Kurma Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun