Mohon tunggu...
zaldy chan
zaldy chan Mohon Tunggu... ASN (Apapun Sing penting Nulis)

cintaku tersisa sedikit. tapi cukup untuk seumur hidupmu

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Sebuah Rasa

8 November 2019   18:00 Diperbarui: 8 November 2019   18:15 0 41 18 Mohon Tunggu...
Puisi | Sebuah Rasa
Illustrated by pixabay.com

Sebuah rasa terjerembab di dasar pinta, pada secarik kertas berwarna merah saga.

Menjadi saksi pertautan mistis aksara-aksara yang membara. Menjadi saksi kelahiran kata dari rahim pertikaian makna.

Ketika kata-kata hadirkan rangkaian cerita, hingga seribu satu peristiwa merantai berita alam semesta. Maka, kata-kata memicu cerita, memecut berita

Saat kata-kata lahirkan untaian berita, hingga seribu satu perkara membelenggu derita jagat raya. Maka, kata-kata memacu derita, menyulut luka.

Sebuah rasa terhempas di jurang hampa, merindukan senandung bait-bait doa.

Mengeja serikat kata menghapus bekas-bekas luka. Menguji seikat asa mengusap sisa-sisa lupa.

Curup, 08.11.2019
zaldychan

KONTEN MENARIK LAINNYA
x