Mohon tunggu...
zaldy chan
zaldy chan Mohon Tunggu... ASN (Apapun Sing penting Nulis)

cintaku tersisa sedikit. tapi cukup untuk seumur hidupmu

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Aku Malu, Tak Mampu Menapaki Jejakmu

3 April 2019   16:17 Diperbarui: 3 April 2019   16:34 0 33 28 Mohon Tunggu...
Puisi | Aku Malu, Tak Mampu Menapaki Jejakmu
Illustrated by : pixabay.com

aku cemburu padamu.
ketika penguasa kegelapan, memintal sekat-serat pikiran. ketika jiwa-jiwa utopia, tenggelam rekah-rekah keserakahan. ketika bercawan-cawan anggur, menabur benih-benih kebencian. kau hadir, menguak debu-debu kebenaran.

aku cemburu padamu.
saat cara-cara membutakan peluh-peluh penderitaan. saat kuasa-kuasa, menulikan jerit-jerit kematian. saat birahi-birahi, berselimut kutu-kutu perbudakan. kau hadir, menyeru butir-butir perdamaian.

aku tak mampu cemburu padamu.
ketika sepertiga malam, kau kendarai kantukmu. menjemput titah waktu penciptamu. menapaki jejak-jejak, tak berjejak.

aku tak mungkin cemburu padamu.
saat sepertiga malam, kau kendarai resahmu. menyimpan airmata-airmata pengikutmu. menatap luka-luka lampau, tak tampak.

aku malu pada cemburuku. tak mampu menapaki jejakmu.

Curup, 03.2019
zaldychan.
27 Rajab 1440 H

KONTEN MENARIK LAINNYA
x