Lingkungan

Jalan KM Sukri Jepara Longsor

13 Juni 2018   10:49 Diperbarui: 13 Juni 2018   11:01 271 1 1
Jalan KM Sukri Jepara Longsor
(Dok. Pribadi)

Jalan KM. Sukri Jepara atau lebih dikenal dengan taman kanal sudah kian memprihatinkan dan berbahaya untuk dilewati bagi pengguna jalan. Pasalnya, di sepanjang trotoar sampai bibir jalan sudah banyak ditemukan titik yang longsor, dan lebih membahayakan lagi di samping jalan tersebut adalah sungai.

Hal ini sudah terjadi sejak lama dan sampai saat ini belum ada tindakan dari pemerintah untuk memperbaiki, padahal kondisinya sudah cukup parah. Pemerintah justru melakukan renovasi taman di sepanjang lokasi tersebut tanpa memikirkan kondisinya tanah yang sudah sangat membahayakan keselamatan masyarakat.

Kondisi jalan dan taman bertambah parah dengan masih adanya kendaraan bermuatan berat yang melintasi jalan tersebut, ditambah lagi kendaraan yang melebihi batas muatan yang nekat melintasi jalan tersebut karena jembatan timbang yang ada di Jepara tidak berfungsi semakin membuat jalan semakin banyak ditemui titik yang longsor. Padahal dengan adanya jembatan timbang dapat meminimalisir kerusakan jalan yang ada di sepanjang  jalan kota  Jepara.

Ketika kendaraan bermuatan berat melintasi jalan yang sudah tidak stabil maka terjadi getaran yang menyebabkan tanah bergerak yang akhirnya membuat trotoar dan jalan longsor. Kondisi tanah yang tidak stabil dan berdekatan langsung dengan sungai semakin menambah parah kondisi jalan. Bahkan di beberapa titik sudah ada yang diberi garis batas dengan tali agar pengguna trotoar dan pengunjung taman tidak berada di sekitar lokasi tersebut.

Setidaknya ada sekitar sepuluh titik yang sudah longsor, dan ada 3 titik yang sudah menggerus trotoar dan bibir jalan. Padahal jalan tersebut ramai oleh kendaraan dan taman masih ramai dikunjungi masyarakat khususnya muda-mudi yang berpacaran meskipun mereka tahu bahwa di sepanjang jalan tersebut longsor.

Selain itu, di sepanjang jalan KM. Sukri juga sangat minim lampu penerangan, baik penerangan taman maupun penerangan jalan yang semakin menambah bahaya dan kewaspadaan masyarakat karena bisa saja kendaraan maupun pengguna trotoar terperosok jalan yang longsor.

Seharusnya ini menjadi perhatian penting pemerintah atau dinas terkait untuk segera memperbaiki jalan yang longsor demi keselamatan masyarakat apalagi lokasi ini sangat dekat dengan pusat kota. Jangan sampai terdapat korban jiwa baru mendapat perhatian.

Hal itu dapat dicegah dengan menambah lampu penerangan taman dan jalan, membuat garis batas pada lokasi yang longsor, dan segera memperbaiki jalan yang longsor demi keselamatan masyarakat.