Mohon tunggu...
Zainal Tahir
Zainal Tahir Mohon Tunggu... Freelancer - Politisi

Dulu penulis cerita, kini penulis status yang suka jalan-jalan sambil dagang-dagang. https://www.youtube.com/channel/UCnMLELzSfbk1T7bzX2LHnqA https://www.facebook.com/zainaltahir22 https://zainaltahir.blogspot.co.id/ https://www.instagram.com/zainaltahir/ https://twitter.com/zainaltahir22 https://plus.google.com/u/1/100507531411930192452

Selanjutnya

Tutup

Trip

Status Perjalanan (10), Paris Nord

30 Maret 2018   14:35 Diperbarui: 30 Maret 2018   14:59 864
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Welcome to Paris Nord. (Dokpri)

Pukul o7.00 pagi, masih gelap. Gelap dan dingin 3 derajat Celcius.

Kami berada di halaman hotelF1 Paris Porte de Montmartre, 29 Rue du Dr Babinski, 75018 Paris, Prancis. Menanti taksi online 7 seater yang telah saya pesan lewat aplikasi Uber di handphone saya. Dengan tarif 16 Euro, 50 sen, saya memesan mobil jenis van bermerek Mercedes Benz bertipe Vito.

Setelah ceck out di resepsionis hotelF1, dan meletakkan kopor di tempat yang aman di tepi jalan, kami tetap berada  di halaman hotel yang sempit dan berfungsi sebagai trotoar jalan itu. Kami  sibuk dengan berbagai urusan masing masing. Mumpung masih bisa memanfaatkan koneksi internet gratis dari dalam hotel.  

Kami akan berangkat dari stasiun kereta Paris Gare du Nord, menuju Stasiun Bruxelles Midi di Brussel,Belgia, dengan kereta cepat Thalys, tepat pukul 09.25. Uber Car  datang setalah kami menanti sekitar 7 menit di halaman hotelF1.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Tak sampai 30 menit kemudian, kami sudah berada di dalam stasiun Paris Nord, stasiun kereta terbesar dan terpadat di Eropa. Saya langsung mencari tempat ngopi, berhubung masih ada waktu sekitar satu setengah jam, dan kereta cepat Thalys bekelir merah maron itu belum merapat di jalurnya. Yang nampak di jalur lain adalah kereta cepat Eurostar tujuan London.

Thalys adalah jaringan kereta api berkecepatan tinggi yang berada di jaringan rel antara Paris dan Brussel. Rel digunakan bersama dengan kereta Eurostar yang menuju London lewat Lille dan Terowongan Channel dari Paris atau Brussels serta dengan kereta TGV domestik. Kereta yang digunakan termasuk dalam kategori TGV (train à grande vitesse) yang dibuat oleh Alstom di Perancis.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
"Gimana kalau kita ke London saja?" goda saya kepada istri setelah mendapatkan tempat duduk yang nyaman di Super Wild Coffee. Sebotol Evian dan Croisan saya lihat telah tersaji di depannya.

"Ayok!," tantangnya.

"Yah, kereta itu akan menempuh jalur di bawah laut, hingga ke London!" jelas saya.

"Mau dong ke London Love Story," kicaunya lagi mengingat sebuah film Indonesia bergenre remaja itu.

"Ada visamu kah?" tanya saya menggoda lagi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun