Mohon tunggu...
Zahrotul Mutoharoh
Zahrotul Mutoharoh Mohon Tunggu... Guru - Semua orang adalah guruku

Guru pertamaku adalah ibu dan bapakku

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Gunung Sempu yang Luar Biasa

3 Oktober 2021   14:11 Diperbarui: 3 Oktober 2021   14:13 122 10 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Gunung Sempu. Akhirnya aku akan melaksanakan kegiatan Diklat Prajab di sana. Sebuah tempat yang belum pernah ku singgahi sebelumnya. Tempat yang ternyata letaknya tinggi, makanya mungkin dinamakan Gunung Sempu.

Aku harus menempuh perjalanan sekitar satu jam lebih untuk sampai di sana. Dengan sepeda motor vega biruku, dengan kecepatan 60 km/ jam.

Dan pagi itu aku dengan semangat empat puluh lima menempuhnya. Dengan hafalnya medan yang harus ditempuh, membuatku tak harus bertanya kepada orang-orang. Karena beberapa hari sebelumnya aku sudah cros cek tempatnya sih. Jadi tidak kebingungan dengan jalur yang harus ku lalui. Hehe.

Tanjakan menuju tempat acaranya lumayan tinggi. Motor bisa keplorot jika tidak kuat. Jadi harus hati-hati baik ketika menuju ataupun meninggalkan tempat ini.

***

Sesampainya di Gunung Sempu.

Suasana pagi yang lengang itu ternyata sudah ramai. Teman-teman seangkatan sudah ada beberapa yang sampai. Ada yang diantar suami atau istri, dan ada yang membawa sepeda motor sendiri.

Dengan membawa koper, aku segera menuju ke meja panitia. Kemudian aku diarahkan untuk menuju kamar terlebih dahulu. 

Segera ku cari data yang ditempel di sebuah papan.

"Waduhhh.. Kok bisa aku sekamar dengan lawan jenis sih?", batinku agak terkejut.

Segera ku menuju meja panitia. Ku sampaikan keluhanku. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan