Mohon tunggu...
Zahra BintaArisandy
Zahra BintaArisandy Mohon Tunggu... Mahasiswa

Zahra 19 th purwokerto

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Dampak Pandemi pada Sektor UMKM

25 Januari 2021   12:02 Diperbarui: 25 Januari 2021   12:13 43 1 0 Mohon Tunggu...

Pada awal tahun 2020 tepatnya pada tanggal 11 maret, Covid-19 telah masuk di Indonesia dan mulai memakan korban di daerah jakarta selatan. Pada pertengahan bulan mei 2020 Covid-19 sudah merebak hampir ke seluruh Indonesia dan diakhir 2020 Covid-19 semakin meningkat. Pemerintah sudah banyak melakukan aksi untuk menekan pertumbuhan angka korban Covid-19. 

Salah satu yang di lakukan adalah penerapan PSBB. Penerapan PSBB atau lock down menimbulkan banyak trend baru di tengah masyarakat. Tentunya, gaya hidup masyarakat di tuntut untuk menyesuaikan peraturan pemerintah tersebut. Selain gaya hidup perekonomian masyarakat juga memiliki trend tersendiri atas bantuan pemerintah tersebut. Contoh kecilnya pada UMKM. Pekerja yang terdampak sosial ekonomi akibat Covid-19 terdiri dari berbagai sektor, seperti perdagangan, pengolahan, transportasi, pariwisata, akomodasi makanan dan minuman.

Di sektor pengolahan, yang tadinya dapat mengolah secara maksimal tanpa keterbatasan bahan baku sekarang semenjak Covid-19 ini semua pengolahan menjadi menurun karena keterbatasan bahan baku. Di sektor transportasi, di era Covid-19 ini transportasi sudah tidak lagi seperti sebelum belumnya. Transportasi sekarang lebih di gunakan untuk jasa pengiriman makanan, minuman, dan barang dagang. 

Di sektor pariwisata, pada sektor ini banyak hotel dan restoran yang menutup usahanya sementara waktu. Baik dari hotel kelas menengah hingga kelas berbintang. Tempat wisata menjadi sepi pengunjung karena masyarakat enggan untuk berpergian di era Covid-19 yang makin meningkat. Oleh sebab itu, sistem digtal harus dimanfaatkan secara baik agar sektor itu kembali bergeliat. Di sektor akomodasi makanan dan minuman, merupakan industri yang paling terdampak setelah transportasi dan pertumbuhannya secara tahunan selalu menurun.

Dampak sosial yang di rasakan oleh masyarakat akibat Covid-19 yaitu :

  • Mengalami penurunan perekonomian, banyak pengusaha, pedangang, mengalami kerugian. Ojek online, becak, angkutan umum lainnya juga mengalami penurunan penghasilan.
  • Orang yang sudah dinyatakan positif atau masih dalam pengawasan, mereka harus melakukan karantina mandiri selama 14 hari baik di rumah sendiri ataupun di rumah sakit rujukan covid 19.
  • Pemerintah dan HAM mengeluarkan Permenkumham No. 10 tahun 2020 dan Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 tahun 2020 tentang Pengeluaran dan Pembahasan Narapidana.

Sebagai masyarakat kita harus mempunyai solusi dalam menyikapi Covid-19,yaitu :

  • Patuh terhadap anjuran pemerintah dalam mencegah meluasnya Covid-19.
  • Meningkatkan rasa peduli dan berbagi antar sesama.
  • Hentikan diskriminasi korban Covid-19.
  • Selalu waspada terhadap tindakan kriminalitas.
  • Tetap menjalin komunikasi yang baik dengan orang lain.

Oleh karena itu untuk orang orang yg sudah terkena Covid-19 tetap lah berdoa kepada Allah untuk meminta kesembuhan dan selalu di berikan kesehatan. Dan untuk orang yang belum pernah terkena Covid-19 agar selalu menjaga kesehatan, selalu menggunakan masker saat berpergian, jaga jarak, dan tentunya membersihkan badan setelah berpergian.

VIDEO PILIHAN