Mohon tunggu...
Zahra Adinda
Zahra Adinda Mohon Tunggu... Mahasiswa - Edukasi

Universitas Pendidikan Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

KKN Tematik UPI 2021: Efektivitas Pembelajaran Daring di SDN 07 Kalibata

25 Juli 2021   14:25 Diperbarui: 25 Juli 2021   14:57 54 1 1 Mohon Tunggu...

Saat ini Corona menjadi pembicaraan yang hangat. Di belahan bumi manapun, corona masih mendominasi ruang publik. Dalam waktu singkat saja, namanya menjadi trending topik, dibicarakan di sana-sini, dan diberitakan secara masif di media cetak maupun elektronik. Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menyebabkan penyakit menular ke manusia.

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang besar pada pendidikan di Indonesia, rapat koordinasi dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dengan seluruh kepala daerah untuk memastikan kebijakan pembelajaran di masa Pandemi Covid-19 terlaksana dengan baik.

Beberapa pemerintah daerah memutuskan menerapkan kebijakan untuk meliburkan siswa dan mulai menerapkan metode belajar dengan sistem daring (dalam jaringan) atau online. Kebijakan pemerintah ini mulai efektif diberlakukan di beberapa wilayah provinsi di Indonesia pada hari Senin, 16 Maret 2020 yang juga diikuti oleh wilayah-wilayah provinsi lainnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) turut berkontribusi dalam penanggulangan dampak pandemi Covid-19 ini. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), UPI menerjunkan mahasiswa untuk turut berperan dalam menghadapi permasalahan yang terjadi di masyarakat. Adanya program ini diharapkan bisa menjadi solusi dan membantu guru, siswa, dan orangtua untuk menghadapi permasalahan yang dirasakan selama pembelajaran daring yang saat ini sedang dilaksanakan akibat dari adanya pandemi Covid-19.

Penerapan pembelajaran daring ini tentu menuntut kesiapan berbagai pihak, baik dari pihak sekolah, pemangku jabatan, dan pihak peserta didik itu sendiri. Pembelajaran daring dapat dilaksanakan dengan menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LSM). Misalnya dengan menggunakan aplikasi WhatsApp, Google, Zoom, dan lain-lain.

Penerapan daring ini juga diterapkan di SDN 07 Kalibata dengan menggunakan aplikasi seperti Zoom, Google dan juga Whatsapp. Disini saya sebagai mahasiswi membantu guru dalam mengajar siswa dan siswi SDN 07 Kalibata dengan izin Ibu Kepala Sekolah SDN 07 Kalibata, Ibu Mariyana, S.Pd. ย Saya membantu guru dalam mengajar di beberapa kelas. Pertama saya membantu mengajar di kelas 6B pada pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan Ibu Putri Komala, S.Pd.

Selanjutnya, saya membantu guru dalam mengajar di kelas 5A pada pelajaran Bahasa Indonesia dengan Ibu Witdo Ruesti, S.Pd, MMPd. Kemudian saya diberi kesempatan untuk mengajarkan mengenai materi tentang kelautan agar mereka tidak bosan dan menambah wawasan mereka mengenai luasnya dan kayanya laut Indonesia.

dokpri
dokpri
dokpri
dokpri

Keberhasilan guru dalam melakukan pembelajaran daring pada situasi pandemi Covid-19 ini adalah kemampuan guru dalam berinovasi merancang, dan meramu materi, metode pembelajaran, dan aplikasi apa yang sesuai dengan materi dan metode. Kreatifitas merupakan kunci sukses dari seorang guru untuk dapat memotivasi siswanya tetap semangat dalam belajar secara daring (online) dan tidak menjadi beban psikis.

Dengan demikian, pembelajaran daring sebagai solusi yang efektif dalam pembelajaran di rumah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, physical distancing (menjaga jarak aman) juga menjadi pertimbangan dipilihnya pembelajaran tersebut. Kerjasama yang baik antara guru, siswa, orangtua siswa dan pihak sekolah/madrasah menjadi faktor penentu agar pembelajaran daring lebih efektif.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN