Mohon tunggu...
Zaenal Arifin
Zaenal Arifin Mohon Tunggu... Guru - Kawula Alit

Guru matematika SMP di Banyuwangi, Jawa Timur. Sedang masa belajar menulis. Menulis apa saja. Apa saja ditulis. Siap menerima kritikan. Email: zaenal.math@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Kisah dengan Gus Wafa (2)

2 Agustus 2020   03:33 Diperbarui: 2 Agustus 2020   08:42 197
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber gambar: kangmangli.blogspot.com

Entah apa sebenarnya yang jadi penyebab utama?

Memang karena sibuk, atau sekadar berusaha melarang kegiatan dengan halus. Bisa jadi khawatir terjadi hal tidak diinginkan. Wallaahu a'lam.

****

Kembali Gus Wafa, jadi tempat curhat kami. Bakda Jumat-an, waktu paling efisien. Ribetnya perizinan kami sampaikan. Gus Wafa bersedia mendengarkan cerita kami.

"Coba kene Kang HP Sampean! Sampean telepon Camat. Aku seng ngomong." Kata Gus Wafa kepada salah satu panitia. Alhamdulillah diangkat.

"Iki aku, Wafa." Kata Gus Wafa langsung to the point.

Dari kejauhan terdengar suara, "Oo inggih Gus, pripun?

Wonten ingkang saget kulo bantu?"

Suara lawan bicara di telepon terdengar begitu takzim.

"Iki lho, arek-arek panitia pengajian andeng omah ngomong. Jare ngurusi izin arep pengajian kok angel." Kata Gus Wafa kemudian.

"Lho nopo inggih Gus? Ken mriki lare-lare, kulo bantu. Kulo tenggo sakniki teng kantor Gus." Pak camat menyanggupi untuk membantu proses perizinan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun