Mohon tunggu...
Yustifa Widya
Yustifa Widya Mohon Tunggu... Welcome to my activity🐣

Sometimes you win, sometimes you learn🌻

Selanjutnya

Tutup

Atletik Pilihan

Olahraga yang Awalnya Gak Sengaja Malah Jadi Hobi

25 Oktober 2020   10:29 Diperbarui: 25 Oktober 2020   10:30 43 5 0 Mohon Tunggu...

Salam olahraga! Pasti sudah tidak asing dengan kata ini apalagi dengan kata "Hobby". Yap! Hobby adalah kegemaran yang dimiliki setiap orang, yang dimana melakukan hal yang disukainya. 

Berbicara tentang hobby, hobby saya adalah bermain basket. Why? Karena ketidak-sengajaan. Agak lucu ya, hehe. Jadi, disini saya akan bercerita sedikit tentang kejadian lucu ini. Let's go..

Awal mula mengenal basket adalah sejak saya duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dan pada saat itu, saya sedang menjalani masa orientasi atau ospek. Banyak sekali hal yang ditunjukkan pada saat itu, mulai dari ekstrakurikuler, UKS, Dll

Kakak kelas banyak yang cantik dan ganteng, sehingga buat kesemsem sendiri. Mereka promosi di setiap kelas, termasuk kelas saya. Senyuman mereka manis sekali. Hingga pada akhirnya, tibalah promosi ekskul basket. Teman kelas saya histeris karena ada cowok ganteng. Ada-ada saja. Dan pada saat itu, salah satu teman saya mengajak, "Ayo ikutan." 

Tetapi saya menjawab "Ga deh, aku takut gak bisa." Lalu teman saya menjawab, "Coba dulu, seru kok." Dan saya akhirnya mendaftarkan diri.

Setelah mendaftar, ternyata ada seleksinya. Wow! Tetapi, pada saat itu saya gagal di seleksi pertama. Dan saya sempat insecure. Beberapa waktu kemudian, coach berkata bahwa akan ada seleksi kedua. Entah kenapa saya langsung excited!

Saya memulai latihan di rumah sendiri. Mulai dari push-up, sit-up, back-up. Saya lakukan itu setiap hari. Hingga pada akhirnya tibalah hari seleksi tersebut.

Dan wow! Saya lolos. Senangnya dalam hati. Saya bersyukur, usaha tidak sia-sia. 

Awal pertama gabung dengan tim, saya mulai menjalankan latihan. Mulai dari fisik, teknik, dll. Saya merasakan hal yang berbeda dan cocok dengan diri saya. Saya sangat senang. 

Coach saya mendidik keras dan saya merasakan itu sangat bermanfaat untuk diri sendiri. Bukan hanya untuk di lapangan, melainkan juga untuk pribadi. 

Hingga pada akhirnya, saya menekuni olahraga ini dan banyak sekali teman yang saya dapatkan. Bukan hanya dari dalam sekolah, melainkan dari luar sekolah juga. Saya mengikuti club basket, dan itu terkenang dalam hidup. Saya mengikuti tournament, di club. Tingkat daerah, atau bisa disebut "Kejurda". 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN